Market Share Rumah Subsidi REI dan Apersi Turun

Lima asosiasi developer terbesar menyumbang sebanyak 59.498 rumah subsidi setara 91,97 persen terhadap total realisasi KPR FLPP periode Januari-Mei 2026/foto: landbank.co.id

Mayoritas pembeli rumah subsidi besutan anggota REI sepanjang lima bulan pertama 2026 adalah dari kalangan usia 19-25 tahun, yakni sekitar 34,89 persen, sedangkan tenor cicilan mayoritas di rentang 10-15 tahun dengan porsi sekitar 56,41 persen.

Di bagian lain, penurunan penjualan rumah subsidi juga terlihat di kalangan anggota Apersi.

Bacaan Lainnya

Masih mengutip data BP Tapera, realisasi KPR FLPP anggota Apersi merosot sekitar 69,40 persen, yakni dari 29.681 unit menjadi 19.083 unit.

Anjloknya realisasi tersebut membuat market share Apersi di segmen rumah subsidi ikut menyusut, yakni menjadi 29,50 persen dari semula 30,33 persen.

Baca juga: Tiga Asosiasi Ini Mendominasi KPR FLPP 2026

Dalam mewujudkan realisasi KPR FLPP sepanjang Januari-Mei 2026, Apersi mengerahkan 2.156 anggotanya. Mereka membangun 2.418 perumahan yang tersebar di 257 kabupaten dan kota di 31 provinsi.

Penurunan market share justru tidak terjadi di Himpunan Pengembang Perumahan Rakyat (Himperra). Asosiasi ini mencata peningkatan market share sepanjang Januari-Mei 2026, yakni menjadi 13,54 persen.

Sekalipun, dari sisi unit yang direalisasikan Himppera jumlahnya menurun, yakni dari sebanyak 13.058 unit menjadi 8.756 unit.

Begitu juga dengan dua asosiasi lainnya yang masuk dalam lima besar, yakni Asprumnas dan Apernas. Market share kedua asosiasi ini bertumbuh, masing-masing menjadi 4,19 persen dan 3,24 persen.

Baca juga: Januari-Mei, Realisasi KPR FLPP Turun 34 Persen

Secara nasional, realisasi KPR FLPP periode Januari-Mei 2026 terlihat turun sekitar 34 persen bila disandingkan dengan periode sama 2025.

Mengutip data BP Tapera, dalam lima bulan 2026, realisasi KPR FLPP sebanyak 64.688 rumah subsidi senilai Rp8,40 triliun.

Sebaliknya, pada periode yang sama 2025, realisasi KPR FLPP tercatat sebanyak 97.874 rumah subsidi setara sekitar Rp12,12 triliun.

Realisasi KPR FLPP itu melibatkan 36 bank penyalur serta 21 asosiasi developer yang ditopang sebanyak 8.393 pengembang properti.

Baca juga: Pekerja Swasta Serap 73,80 Persen Realisasi KPR FLPP 2025

 

Realisasi KPR FLPP Januari-Mei 2026

Asosiasi Unit Nilai Rp Unit % Nilai %
REI 26.848 3.334.938.927.495 41,50 41,48
APERSI 19.083 2.387.165.669.357 29,50 29,69
HIMPERRA 8.756 1.074.719.403.204 13,54 13,37
ASPRUMNAS 2.712 334.080.017.248 4,19 4,15
APERNAS 2.099 261.195.439.754 3,24 3,25

Sumber: BP Tapera

(*)

Pos terkait