Jakarta, landbank.co.id– Penjualan rumah hunian PT Natura City Developments Tbk (CITY) naik sekitar 8 persen sepanjang kuartal pertama 2026 disandingkan dengan raihan pada periode yang sama 2025.
Mengutip laporan keuangan Perseroan, pada Januari-Maret 2026, penjualan rumah hunian PT Natura City Developments Tbk tercatat sebesar Rp41,23 miliar.
Sebaliknya, pada tiga bulan pertama 2025, penjualan rumah hunian PT Natura City Developments Tbk masih bertengger di angka Rp37,97 miliar.
Pada kuartal pertama 2026, penjualan rumah hunian menyumbang sekitar 97 persen terhadap total pendapatan emiten berkode saham CITY di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini.
Baca juga: Tradisi Penjualan Rumah Kuartal Pertama Jabodebek Banten, Omzet Rp2 Triliun
Sisanya, berasal dari pendapatan pengelolaan kota yang senilai Rp1,14 miliar. Pendapatan segmen pengelolaan kota naik tipis dari Rp1,00 miliar per akhir Maret 2025.
Total pendapatan CITY pada kuartal pertama 2026, naik sekitar 9 persen bila dibandingkan dengan raihan pada periode sama 2025, yakni dari Rp38,97 miliar menjadi Rp42,37 miliar.
Di sisi lain, laba bersih CITY terlihat melejit sekitar 83 persen pada kuartal pertama 2026 disandingkan raihan pada periode sama 2025.
Per akhir Maret 2026, laba bersih CITY sebesar Rp6,47 miliar, sedangkan pada periode sama setahun sebelumnya senilai Rp3,53 miliar.
Baca juga: Natura City Developments Catat Pertumbuhan Penjualan Rumah
“Memasuki tahun 2026, Direksi sangat optimistis bahwa tren positif akan berlanjut. Fokus kami konsisten pada pengembangan green-living,” terang Elfi Darlis, direktur utama PT Natura City Developments Tbk, dikutip dari Laporan Tahunan CITY Tahun 2025.
Dia menambahkan, dengan cadangan lahan (land bank) yang masih luas dan posisi keuangan yang sehat, Perseroan siap melakukan ekspansi yang didukung oleh skema pembiayaan konsumen yang inovatif.





