Jumlah Pengembang Rumah Subsidi Terus Bertambah

Jumlah pengembang properti yang membangun rumah subsidi KPR FLPP sepanjang tahun 2021 hingga 2025 terus bertambah/foto: tapera.go.id

Jakarta, landbank.co.id– Jumlah pengembang properti yang membangun rumah subsidi sepanjang tahun 2021 hingga 2025 terus bertambah.

Mengutip data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), mereka adalah pengembang rumah subsidi yang mendapat kucuran kredit pemilikan rumah berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan atau KPR FLPP.

Bacaan Lainnya

Dana KPR FLPP bersumber dari Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam memeroleh rumah subsidi.

Baca juga: Realisasi KPR FLPP Tahun 2025 Tembus 278 Ribu

Masih mengutip data BP Tapera, jumlah pengembang rumah FLPP pada 2021 tercatat sebanyak 6.511 developer yang membangun 10.282 perumahan di 401 kabupaten dan kota dari 34 provinsi di Indonesia.

Memasuki tahun 2022, jumlah pengembang yang terlibat dalam pembangunan rumah bagi MBR bertambah sekitar 6 persen dibandingkan dengan setahun sebelumnya.

Seiring dengan bertambahnya jumlah developer, rumah subsidi yang mendapat kucuran KPR FLPP tercatat meningkat sekitar 26 persen dari 178.728 unit menjadi sebanyak 226.000 unit.

Baca juga: BTN Tambah Mitra Pengembang Rumah Subsidi 33 Persen

Lagi-lagi jumlah devoper rumah subsidi bertambah pada 2023, yakni sekitar 4 persen bila dibandingkan dengan tahun 2022.

Mirip dengan tahun 2022, realisasi penyaluran KPR FLPP pun bertambah sekitar 1 persen seiring dengan naiknya developer yang terlibat.

Sementara itu, pada 2024 dan 2025, jumlah developer juga meningkat, yakni masing-masing sekitar 3 persen dan 10 persen.

Baca juga: Ini Lima Asosiasi Pengembang dengan KPR FLPP Terbesar

Saat yang sama, realisasi KPR FLPP tahun 2024 justru turun sekitar 13 persen, sedangkan pada 2025, realisasi kembali meningkat sekitar 39 persen.

 

Jumlah Pengembang KPR FLPP 2021-2025:

1). Tahun 2021 sebanyak 6.511 pengembang properti

2). Tahun 2022 sebanyak 6.923 pengembang properti

Baca juga: Tiga Bulan 2026, 41.084 Rumah Subsidi Menggerojok 357 Kota

3). Tahun 2023 sebanyak 7.168 pengembang properti

4). Tahun 2024 sebanyak 7.360 pengembang properti

5). Tahun 2025 sebanyak 8.113 pengembang properti

 

Sumber: BP Tapera, 2026

Baca juga: Lima Bank Penyalur KPR Subsidi Terbesar 2026, BTN Dominan

(*)

Pos terkait