Realisasi KPR FLPP Bank Mandiri Melejit 41 Persen

Realisasi penyaluran KPR FLPP Bank Mandiri melejit sekitar 41 persen pada kuartal pertama 2026 dibandingkan periode yang sama 2025/foto: tapera.go.id

Lalu, pada program MBG, sekitar 6.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah menggunakan layanan virtual account Bank Mandiri untuk memerkuat tata kelola keuangan yang akuntabel.

Selain itu, di tingkat desa, Bank Mandiri mendukung aspirasi sekitar 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kerakyatan.

Bacaan Lainnya

 

Laba Bertumbuh

Sementara itu, pada kuartal pertama 2026, Bank Mandiri membungkus laba bersih Rp15,4 triliun alias bertumbuh 16,6 persen secara year on year (yoy).

BMRI mengaku profitabilitas terjaga kokoh yang tercermin dari return on equity (ROE) di level 22,1 persen. Selain itu, fondasi permodalan yang kuat dengan capital adequacy ratio (CAR) di level 19,7 persen.

Baca juga: Program Tiga Juta Rumah dan FLPP, Begini Kata Prabowo

“Kinerja yang kami hasilkan bukan hanya mencerminkan pertumbuhan bisnis semata, tetapi merupakan hasil nyata dari fokus sinergi yang melibatkan berbagai unsur perekonomian nasional, sejalan dengan komitmen kami untuk terus menjadi kontributor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” papar Riduan.

Dari sisi penyaluran kredit, per Maret 2026 tercatat sebesar Rp1.530 triliun atau naik 17,4 persen yoy, di atas rata-rata industri yang tumbuh 9,37 persen.

Lalu, di sisi penghimpunan dana, Bank Mandiri mengoleksi dana pihak ketiga (DPK) bank only sebesar Rp1.675 triliun atau naik 21,1 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri yang sebesar 13,2 persen pada periode yang sama.

Baca juga: Lima Bank Penyalur KPR Subsidi Terbesar 2026, BTN Dominan

(*)

Pos terkait