BEST Berharap Tangkap Peluang Data Center

BEST Berharap Tangkap Peluang Data Center

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) melihat adanya minat dan potensi permintaan data center yang tetap positif seiring dengan perkembangan ekonomi digital di Indonesia-landbank.id-mm2100industrialtown.com

Jakarta, landbank.co.id- PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) atau Befa berharap dapat menangkap peluang pertumbuhan dari pengembangan kawasan data center.

Terlebih, sepanjang tiga bulan pertama 2026, emiten berkode saham BEST di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mengantongi permintaan sekitar 28,8 hektare lahan untuk data center.

“Perseroan berharap dapat menangkap peluang pertumbuhan dari sektor data center secara optimal pada masa mendatang,” jelas manajemen PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk, dalam dokumen paparan publik, beberapa waktu lalu.

Pemilik kawasan industri MM2100, Bekasi, Jawa Barat ini melihat adanya minat dan potensi permintaan data center yang tetap positif seiring dengan perkembangan ekonomi digital di Indonesia.

Sinyal itu terekam dalam pipeline permintaan lahan Perseroan sepanjang triwulan pertama 2026.

BACA JUGA:Laba Bersih BEST Makin Kinclong

Dari 72 hektare permintaan, mayoritas dari data center, yakni sekitar 40 persen. Lalu, dari logistik dan pergudangan 29 persen, dari makanan dan minuman 15 persen, dari sektor lainnya, seperti elektronik, serta lain-lain sekitar 16 persen.

Sekalipun demikian, Befa mengaku bahwa tantangan utama dalam pengembangan kawasan untuk data center terletak pada pemenuhan kebutuhan infrastruktur dan utilitas yang memiliki standar teknis yang tinggi.

Hal itu termasuk ketersediaan listrik yang andal, jaringan telekomunikasi, pasokan air, serta berbagai aspek pendukung lainnya.

Terkait hal itu Perseroan terus melakukan persiapan dan pengembangan infrastruktur secara bertahap guna memastikan kesiapan kawasan sesuai dengan kebutuhan calon pelanggan data center. 

BACA JUGA:Bekasi Fajar Industrial Estate Lego Lahan Rp265,23 Miliar

Hingga triwulan pertama 2026, Befa masih melakukan penjajakan terhadap sejumlah calon investor sektor data center.

 

Kinerja Moncer