Penjualan Tanah Modernland Melambung

Penjualan Tanah Modernland Melambung

Penjualan tanah PT Modernland Realty Tbk (MDLN) tercatat melambung sekitar 291 persen sepanjang semester pertama 2026 disandingkan dengan periode sama 2025-landbank.id-mdln

Jakarta, landbank.co.id- Penjualan tanah PT Modernland Realty Tbk (MDLN) tercatat melambung sekitar 291 persen sepanjang semester pertama 2026 disandingkan dengan periode sama 2025.

Mengutip laporan keuangan Perseroan, sepanjang Januari-Juni 2026, penjualan tanah PT Modernland Realty Tbk sebesar Rp103,99 miliar.

Sebaliknya, pada periode sama 2025, penjualan tanah PT Modernland Realty Tbk masih bertengger di angka Rp25,91 miliar.

Emiten berkode saham MDLN di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini memiliki tanah untuk pengembangan sekitar 1.965, 61 hektare per akhir Juni 2026.

BACA JUGA:Modernland Realty Raih Laba Bersih Rp241 Miliar

Tanah milik Perseroan tersebar di Tangerang, Cakung, Bekasi dan Cikande dengan nilai sekitar Rp6,71 triliun.

Masih mengutip laporan keuangan Perseroan, penjualan tanah menjadi tulang punggung utama pendapatan MDLN sepanjang semester pertama 2026.

Per akhir Juni 2026, kontribusi penjualan tanah menyentuh sekitar 37 persen terhadap total pendapatan Perseroan yang mencapai sekitar Rp282,52 miliar.

Bila penjualan tanah pemilik kawasan industri Modern Cikande ini mencatat peningkatan, sumber pendapatan kedua terbesar MDLN, yakni penjualan rumah tinggal dan rumah toko (ruko) membukukan hal sebaliknya.

Sepanjang Januari-Juni 2026, penjualan rumah dan ruko MDLN turun sekitar 80 persen bila dibandingkan dengan periode sama 2025, yakni menjadi sekitar Rp78,73 miliar dari semula Rp385,93 miliar.

BACA JUGA:Land for Development Modernland Sentuh Rp6,3 Triliun

Pada periode enam bulan pertama 2026, penjualan rumah dan ruko menyumbang sekitar 28 persen terhadap total pendapatan Perseroan, sebaliknya pada periode sama 2025 menyetor sekitar 74 persen.

Terkait peluang bisnis residensial, manajemen MDLN pernah memerkirakan bahwa masa depan industri ini tetap terjaga

seiring dukungan kebijakan pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas hunian dan perluasan akses perumahan.