Konsep TOD Kembali Mendapat Perhatian
Kehadiran konsep TOD dinilai penting karena mengintegrasikan kawasan hunian dengan transportasi massal-landbank.id-pkp
Jakarta, landbank.co.id- Pengembangan berorientasi transit (transit oriented development/TOD) kembali menjadi perhatian para pemangku kepentingan perumahan.
Kehadiran konsep TOD dinilai penting karena mengintegrasikan kawasan hunian dengan transportasi massal.
“Integrasi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas sekaligus membantu menekan pengeluaran transportasi masyarakat,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Roberth Rouw saat mengunjungi proyek TOD Samesta Mahata Serpong besutan Perumnas di Kota Tangerang Selatan, Banten, baru-baru ini.
Dia juga menyatakan bahwa pembangunan perumahan dapat memenuhi prinsip hunian berimbang, termasuk menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
BACA JUGA:Palette Citra Inn Merangsek Jabodetabek
Staf Ahli Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Budi Permana, menyampaikan konsep TOD menjadi salah satu pendekatan dalam menyediakan hunian di kawasan perkotaan sekaligus mendukung mobilitas masyarakat.
“Dengan berbasis TOD, penggunaan transportasi atau kendaraan pribadi pun menjadi lebih kecil. Ini juga berdampak baik dengan menurunkan emisi karbon yang dihasilkan kendaraan pribadi,” kata Budi dalam kunjungan yang sama, dikutip dari laman PKP.
Dia menjelaskan, pemerintah terus memberikan dukungan untuk memperluas akses MBR terhadap hunian melalui kemudahan perizinan dan pembiayaan.
Dukungan tersebut antara lain pembebasan bea perolehan ha katas tanah dan bangunan (BPHTB) dan retribusi persetujuan bangunan Gedung (PBG) bagi MBR serta percepatan penerbitan PBG. Dukungan tersebut diperlukan mengingat penyediaan rusun subsidi di perkotaan masih menghadapi berbagai tantangan.
BACA JUGA:KPR Cermat BNI Tawarkan Diskon Bunga, Ini Syaratnya
Kementerian PKP berharap pengembangan TOD Samesta Mahata Serpong diharapkan dapat terus diperkuat melalui koordinasi antara Kementerian PKP, kementerian/lembaga terkait, Perumnas, dan PT KAI.
Sinergi tersebut diperlukan untuk memastikan pengembangan hunian, transportasi, serta berbagai fasilitas pendukung dapat berjalan secara terpadu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumnas, Imelda Pohan memaparkan peran perusahaan dalam mengembangkan hunian vertikal dan kawasan berbasis TOD.
BACA JUGA:Transaksi Danantara Housing Expo Tembus Rp2 Triliun, Ini Kata Menteri PKP