RISE Bidik Bandung, Laba Melambung
PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) punya segudang rencana ekspansi pada 2026. Selain Palembang, Sumatera Selatan, emiten properti ini juga membidik Bandung, Jawa Barat-landbank.id-rise
Jakarta, landbank.id- PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) punya segudang rencana ekspansi pada 2026. Selain Palembang, Sumatera Selatan, emiten properti ini juga membidik Bandung, Jawa Barat.
Ekspansi emiten berkode saham RISE di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini selain Palembang dan Bandung juga akan menjangkau kota Banjarbaru, Ubud, dan Malang.
Perluasan usaha diharapkan dapat memerkuat pertumbuhan pendapatan emiten yang berbasis di Sidoarjo, Jawa Timur ini.
Memasuki semester kedua 2026, Perseroan optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan melalui sejumlah proyek strategis yang tengah dipersiapkan, di antaranya pengembangan Tanrise Industrial Park Palembang, proyek VASA Ubud Bali, serta Tanrise Bandung.
Ketiga proyek tersebut diharapkan menjadi katalis pertumbuhan baru sekaligus memperkuat posisi Perseroan sebagai pengembang dengan portofolio bisnis yang terintegrasi dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Tanrise Property Terus Ekspansi, Garap Vasa Ubud Rp1 Triliun
“Dengan fundamental bisnis yang semakin kuat, diversifikasi sumber pendapatan yang semakin seimbang, serta pipeline proyek yang solid, Perseroan optimistis mampu mempertahankan momentum pertumbuhan positif di semester kedua tahun ini,” ujar Budi Agusti, presiden direktur PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Kamis, 30 Juli 2026.
Direktur RISE, Merry Lantani pernah mengatakan, pada 2026, pihaknya membidik pertumbuhan pendapatan double digit.
Pada 2025, mengutip laporan keuangan RISE, perusahaan yang didirikan pada 2003 ini membungkus pendapatan sekitar Rp410,72 miliar.
Maklum, kata Herman Bunjamin, direktur RISE, di tengah situasi yang dinamis saat ini, Tanrise tetap melihat 2026 sebagai tahun penuh dengan peluang.
Stimulus pemerintah seperti insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) menjadi sesuatu yang positif untuk menggairahkan pasar.
BACA JUGA:2026, Tanrise Property Operasikan Solaris Villa
“Ketika insentif ini dipadukan dengan kemudahan pembiayaan dari perbankan, hasilnya adalah lonjakan minat dari pembeli,” ujar dia, dalam paparan publik RISE, belum lama ini.
Dia menambahkan, kebutuhan riil akan hunian dan ruang bisnis berkualitas tinggi tidak pernah turun, dan itulah yang membuat kami sangat optimistis industri properti ini akan terus bergerak naik.
Laba Melambung
Sementara itu, sepanjang Januari-Juni 2026, RISE membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 34 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp287 miliar.
Sejalan dengan peningkatan pendapatan, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 273 persen yoy menjadi Rp123,5 miliar, mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam mengoptimalkan portofolio bisnis dan menjalankan strategi ekspansi secara konsisten.
BACA JUGA:Laba Bersih Tanrise Property Meninggi
Kinerja positif tersebut ditopang oleh strategi Perseroan dalam membangun portofolio usaha yang terdiversifikasi.
Saat ini RISE memiliki lima lini bisnis utama yang menjadi pilar pertumbuhan, yaitu Integrated City, Community Living, Busineess Districts, Industrial Park & Logistic, dan Hotel, MICE & Leisure.
Diversifikasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan, memperkuat fundamental usaha, serta meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri properti
Pada semester pertama 2026, segmen Industrial Park & Logistic menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan Perseroan dengan nilai mencapai Rp157,7 miliar atau sekitar 55 persen dari total pendapatan. Segmen ini juga mencatatkan pertumbuhan yang sangat signifikan, yakni 878 persen secara tahunan (yoy), yang berasal dari penjualan lahan untuk kawasan industri dan fasilitas pergudangan modern.
BACA JUGA:RISE Masuk Bisnis Kawasan Industri
Kontributor terbesar berikutnya berasal dari segmen Hotel, MICE dan Leisure yang membukukan pendapatan sebesar Rp85 miliar, atau sekitar 30 persen dari total pendapatan Perseroan. Kinerja tersebut didukung oleh meningkatnya aktivitas bisnis, penyelenggaraan berbagai event, serta pertumbuhan sektor pariwisata yang terus berlanjut
Lalu, segmen Business Districts berkontribusi sekitar Rp20 miliar, atau sekitar 7 persen dari total pendapatan.
Selain itu, segmen Community Living masih menyumbang sekitar 8 persen dari pendapatan Perseroan. Meski demikian, segmen ini memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan seiring tingginya respons pasar terhadap proyek hunian terbaru Perseroan.
Momentum pertumbuhan sepanjang semester pertama turut didukung oleh penyelesaian sejumlah proyek strategis sepanjang semester pertama tahun ini, antara lain Solaris Villa di Bali, Solaris Villa di Malang, Driving Range Taman Dayu, serta VASA, Gubeng-Surabaya yang telah mulai berkontribusi terhadap pendapatan Perseroan.
Pada Juni 2026, RISE berhasil mencatatkan penjualan 27 unit hunian tipe RUBY di kawasan Grand Sunrise Menganti, Gresik, dalam waktu kurang dari satu bulan sejak peluncurannya.
BACA JUGA:Serah Terima Grand Sunrise Menganti Desember 2026
Memasuki semester kedua, Perseroan akan melanjutkan pengembangan kawasan tersebut melalui peluncuran tipe hunian baru guna menjawab tingginya permintaan pasar.
(*)