Pembangunan Holdwell Business Park Terus Bergulir

Pembangunan Holdwell Business Park Terus Bergulir

Pembangunan Holdwell Business Park di Lampung terus bergulir, seiring seremoni penutupan atap (topping off) Storage House, 28 Juni 2026-capture trin-

Jakarta, landbank.id- Pembangunan Holdwell Business Park di Lampung terus bergulir, seiring seremoni penutupan atap (topping off) Storage House, 28 Juni 2026.

Holdwell Business Park yang merupakan besutan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Trinland itu mengintegrasikan fasilitas logistik, pergudangan, dan area komersial pendukung.

"Kami sangat bersyukur dan bahagia dapat mencapai tahap topping off Storage House di Holdwell Business Park. Momen ini menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan pengembangan kawasan kami," papar Chief Operational Officer (COO) Holdwell Business Park, Harris F Aison dikutip Sabtu, 4 Juli 2026.

Proyek properti komersial Triland itu diproyeksikan mampu menjawab kebutuhan pelaku industri terhadap kawasan yang strategis, efisien, dan berkelanjutan.

Harris menyatakan, pihaknya berkomitmen dalam menghadirkan infrastruktur industri berkualitas di Lampung.

BACA JUGA:TRINLAND Yakin Semester Kedua Kian Moncer

“Kami percaya bahwa dengan lokasi yang strategis serta konsep kawasan industri modern yang kami hadirkan, Holdwell Business Park dapat memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi dan aktivitas industri di Lampung," ujar Harris.

Sementara itu, Direktur Marketing Trinland, Jonson Lim, mengungkapkan optimismenya terhadap prospek Holdwell Business Park sebagai salah satu kawasan industri unggulan di Indonesia, khususnya di Pulau Sumatra.

"Holdwell Business Park memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu kawasan industri modern terbesar di Sumatra,” kata Jonson.

Hal itu, tambahnya, mengingat kawasan industri itu terletak di lokasi strategis, infrastruktur yang terus berkembang, serta meningkatnya kebutuhan sektor logistik dan industri.

“Kami optimistis Holdwell dapat menjadi destinasi pilihan bagi perusahaan nasional maupun internasional," papar Jonson.

BACA JUGA:Trinland Lirik Logistik

Holdwell Business Park dikembangkan sebagai kawasan bisnis terpadu seluas 12,5 hektare dengan mengusung konsep modern Storage House, yaitu konsep yang mengintegrasikan fungsi penyimpanan barang dan area usaha dalam satu bangunan yang efisien dan fleksibel.

Konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia usaha modern yang memerlukan fasilitas operasional dengan aksesibilitas tinggi, dukungan infrastruktur lengkap, serta kemudahan dalam menjalankan aktivitas bisnis secara terintegrasi.

Akan ada lebih dari 30 Storage House yang dibangun di Holdwell Business Park dengan tiga tipe berbeda.

Seiring topping off Storage House, Holdwell Business Park diharapkan dapat terus melanjutkan pembangunan hingga menjadi salah satu kawasan industri modern terbesar di Lampung.

Kehadiran kawasan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang investasi, serta memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu pusat aktivitas industri dan logistik di Sumatra.

BACA JUGA:Ini Alasan Rencana Trinland Akuisisi Prime Land

Sebagai bagian dari komitmen Trinland dalam menghadirkan pengembangan properti yang inovatif dan bernilai tambah, Holdwell Business Park akan terus dikembangkan dengan mengedepankan aspek modernitas, konektivitas, serta keberlanjutan untuk mendukung kebutuhan industri masa depan.

 

Raihan Laba

Sementara itu, mengutip laporan keuangan Perseroan, pendapatan TRINLAND sepanjang Januari-Maret 2026 tercatat senilai Rp5,41 miliar atau lebih rendah sekitar 96 persen dibandingkan dengan raihan periode sama 2025 yang sebesar Rp140,23 miliar.

Di sisi lain, Perseroan mencatat perbaikan fundamental melalui efisiensi operasional, tercermin dari penurunan beban pokok penjualan secara signifikan sebesar 97,6 persen menjadi Rp2,5 miliar dari sebelumnya Rp105 miliar.

BACA JUGA:Triniti Land Group Gandeng Artotel Group

Lalu, per akhir Maret 2026, emiten properti berkode saham TRIN ini mencatat peningkatan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar 62,3 persen menjadi Rp2,3 miliar disandingkan dengan periode sama 2025 yang senilai Rp1,4 miliar.

Perseroan tetap optimistis terhadap prospek bisnis tahun ini dan masa mendatang, didukung oleh kinerja dan minat pasar yang terus meningkat pada proyek-proyek unggulan yang masih on going, antara lain Sequoia Hills di Sentul dan Collins Boulevard (tower 2) di Tangerang. Kemudian, Holdwell Business Park di Lampung dan Marc’s Boulevard di Batam.

Selain itu, proyek pusat data (data center) dan perhotelan (hospitality) yang Perseroan rencanakan juga terus mendapat perhatian banyak investor.

(*)