Backlog Kepemilikan Rumah 774 Ribu, Jateng Dapat Kuota FLPP 50 Ribu Unit

Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mendapat alokasi kuota rumah subsidi berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) sebanyak 50 ribu unit pada 2026/foto: pkp

Rumah subsidi menjangkau 32 kabupaten dan kota serta tersebar di 599 perumahan yang dibangun oleh 451 pengembang properti.

 

Bacaan Lainnya

Bedah Rumah

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait secara resmi meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) se-Jawa Tengah dengan total sebanyak 30 ribu rumah pada 2026 di Desa Kaliwlingi, Kabupaten Brebes, Sabtu, 9 Mei 2026.

Menteri PKP menegaskan bahwa program BSPS ditujukan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.

Baca juga: Update: Daftar 10 Provinsi KPR FLPP Tertinggi

“Program BSPS ini diberikan kepada masyarakat yang memang memenuhi syarat, yakni masuk kategori desil 1 sampai 4, belum pernah menerima bantuan perumahan, dan kondisi rumahnya memang tidak layak huni. Kami ingin bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran sehingga masyarakat bisa tinggal di rumah yang lebih layak, sehat, dan aman,” ujar Menteri PKP.

Dia menjelaskan, pekerjaan perbaikan rumah BSPS atau kondang disebut bedah rumah di Jateng dimulai secara serentak pada 15 Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada 30 Juli 2026.

Untuk Kabupaten Brebes, jumlah BSPS tahun 2025 tercatat sebanyak 20 unit dan meningkat menjadi 600 unit pada 2026 yang tersebar di 11 kecamatan dan 15 desa.

Lalu, secara keseluruhan di Jateng, jumlah BSPS meningkat dari 7.532 unit tahun 2025 menjadi 30 ribu unit pada tahun 2026.

Baca juga: Kuota FLPP Jawa Timur 50 Ribu Unit

Menteri PKP juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dan jajaran Kementerian PKP yang terus mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan program BSPS.

 

(*)

Pos terkait