Kuota FLPP Jawa Timur 50 Ribu Unit

Provinsi Jawa Timur mendapat alokasi kuota rumah subsidi berskema KPR FLPP sebanyak 50 ribu unit pada 2026/foto: sikumbang tapera

Jakarta, landbank.co.id– Provinsi Jawa Timur mendapat alokasi kuota rumah subsidi skema kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP) sebanyak 50 ribu unit pada 2026.

Mengutip laman Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) alokasi kuota KPR FLPP itu diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, di Surabaya, baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

“Menteri PKP menyerahkan alokasi kuota rumah subsidi melalui skema KPR FLPP sebanyak 50.000 unit untuk Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026 kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,” dilansir laman BP Tapera.

Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Gubernur Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam menghadirkan program perumahan yang berpihak kepada masyarakat.

Baca juga: Menteri PKP Dorong Target FLPP 2026 Lampaui Sasaran

Menurut Khofifah, sinergi ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan warga Jawa Timur.

KPR FLPP yang berada di bawah naungan BP Tapera merupakan bagian dari Program Tiga Juta Rumah yang digulirkan oleh pemerintah. Dalam penyalurannya, BP Tapera menggandeng para bank penyalur yang tahun 2026 mencapai sebanyak 36 bank.

Mengutip data BP Tapera, sepanjang tahun 2022 hingga 2026, realisasi penyaluran KPR FLPP di Jawa Timur cukup bervariasi.

Pada 2022, realisasi penyaluran KPR FLPP di Jawa Timur naik sekitar 13 persen dibandingkan dengan setahun sebelumnya, yakni dari 12.383 unit menjadi 14.050 unit.

Peningkatan juga terjadi pada 2023, yakni sekitar 2 persen dari 14.050 menjadi 14.400 unit. Penyaluran sempat turun sekitar turun 11 persen pada 2024, yakni menjadi 12.782 unit.

Baca juga: Update: Daftar 10 Provinsi KPR FLPP Tertinggi

Jawa Timur kembali mencatat peningkatan realisasi KPR FLPP pada 2025, bahkan jumlahnya signifikan, yaitu sekitar 44 persen menjadi 18.361 unit.

Khusus sepanjang Januari-April 2026, realisasi KPR FLPP Jawa Timur turun turun 30 persen bila disandingkan dengan periode sama 2025, yakni dari 5.170 unit menjadi 3.622 unit.

Pos terkait