Sumbar Diperkuat sebagai Destinasi Wisata Ramah Muslim dan Gastronomi

Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) terus diperkuat sebagai destinasi wisata unggulan ramah Muslim dan gastronomi/foto: kemenpar

Jakarta, landbank.co.id– Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) terus diperkuat sebagai destinasi wisata ramah Muslim dan gastronomi.

Terkait hal itu Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mendorong penguatan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Bacaan Lainnya

Penguatan sebagai destinasi unggulan wisata ramah Muslim dan gastronomi merupakan salah satu upaya menghadirkan pengalaman wisata yang berkualitas sekaligus memperkuat daya saing pariwisata nasional.

Dalam kunjungan kerjanya ke Sumatra Barat, Rabu 29 April 2026, Menpar Widiyanti menegaskan provinsi ini telah lama dikenal memiliki kekayaan daya tarik wisata yang kuat, baik dari sisi budaya, religi, maupun kuliner. Salah satu destinasi yang dikunjungi Menpar adalah Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi yang menjadi ikon wisata ramah Muslim di daerah tersebut.

Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol kekayaan budaya Minangkabau. Arsitekturnya yang unik tanpa kubah, dengan bentuk gonjong khas rumah adat, serta ornamen ukiran dan kaligrafi, menjadikannya daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca juga: Sekilas Dua Restoran Indonesia Terbaik di Asia 2026

“Padang sudah sangat dikenal sebagai destinasi wisata ramah Muslim. Saat kami mengikuti pameran pariwisata internasional di ITB Berlin, foto masjid ini menarik perhatian banyak pengunjung. Ini menunjukkan potensi besar yang perlu terus diperkuat melalui kolaborasi,” kata Menpar.

Mengutip laman Pemerintah Kota Padang, pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan ke kota Padang tumbuh sekitar 23 persen bila disandingkan dengan periode sama 2024.

Laman itu menyebutkan, jumlah wisatawan tahun 2024 sebanyak 4,3 juta kunjungan, sedangkan pada 2025 sebanyak 5,3 juta kunjungan.

Kenaikan kunjungan wisatawan pada 2025 dipicu oleh sejumlah aktivitas pariwisata di antaranya perhelatan Taste of Padang Experience dengan tema Road to Gastronomy City. Lalu, event lainnya adalah Festival Siti Nurbaya yang sukses menarik minat wisatawan lokal hingga mancanegara, terutama dari Malaysia.

Baca juga: Sah! Jakarta Punya Kawasan Indonesia Islamic Financial Center

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Sani, tahun 2026, Pemerintah Kota Padang menargetkan sebanyak 5,7 juta kunjungan wisatawan.

 

Destinasi Gastronomi

Dalam pengembangan wisata ramah Muslim, Kementerian Pariwisata terus menjalankan berbagai program strategis. Salah satunya melalui peluncuran Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025 yang menjadi tolok ukur kesiapan destinasi dalam memenuhi standar Global Muslim Travel Index (GMTI). Berdasarkan penilaian tersebut, Sumatra Barat masuk dalam lima besar provinsi terbaik dari 15 provinsi yang dinilai.

Pos terkait