Jakarta, landbank.co.id– PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 324 persen pada 2025 disandingkan dengan raihan setahun sebelumnya.
Mengutip laporan keuangan PT DMS Propertindo Tbk, emiten berkode saham KOTA di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mengantongi pendapatan Rp122,58 miliar pada 2025.
Sebaliknya, tahun 2024, pendapatan PT DMS Propertindo Tbk masih bertengger di level Rp29,37 miliar.
Pada 2025, masih mengutip laporan keuangan Perseroan, sumber pendapatan KOTA bertumpu pada bisnis hotel dan penjualan tanah.
Porsi penjualan tanah mencapai sekitar 65 persen dari total pendapatan tahun 2025, yakni sebesar Rp80,00 miliar.
Baca juga: Bisnis Hotel Makmur Berkah Amanda Tumbuh 12 Persen
Setahun sebelumnya, emiten yang berdiri sejak tahun 2011 ini tidak mencatat adanya pendapatan dari penjualan tanah.
Lini bisnis hotel menyetor sekitar Rp42,58 miliar atau setara sekitar 35 persen dari total pendapatan KOTA tahun 2025.
Bila disandingkan dengan raihan setahun sebelumnya, pendapatan hotel KOTA naik sekitar 48 persen mengingat pada 2024 masih sekitar Rp29,78 miliar.
Mengutip materi paparan publik Perseroan, KOTA merangsek bisnis hotel melalui entitas anak usaha.
Hingga akhir 2025, KOTA mengelola empat hotel, yaitu Indies Style Hotel Malioboro dan Indies Heritage Hotel di Yogyakarta, serta Indies Style Hotel di Bandung, dan The Leaf Jimbaran di Bali.
Baca juga: AKRA Raup Rp1,82 Triliun dari Penjualan Tanah Kawasan Industri
Selain bisnis hotel, masih mengutip materi paparan publik Perseroan, KOTA juga punya portofolio bisnis rumah tapak yang mencakup proyek Sambikerep seluas 71 hektare (ha) di Surabaya, Jawa Timur.




