CBDK Optimistis Pendapatan Berulang Kian Signifikan

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) optimistis pendapatan berulang (recurring income) kian signifikan dalam menopang Perseroan pada masa-masa mendatang/foto:nice-nusantaraconvex.com

Jakarta, landbank.co.id– PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) optimistis pendapatan berulang (recurring income) kian signifikan dalam menopang Perseroan pada masa-masa mendatang.

“Dengan telah beroperasinya NICE, yang merupakan salah satu area MICE terbesar di Indonesia, kami terus mendorong kegiatan MICE berskala nasional dan internasional dapat diselenggarakan di NICE PIK2,” jelas Steven Kusumo, direktur utama PT Bangun Kosambi Sukses Tbk dalam siaran pers, dikutip, baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

Selain itu, tambah dia, pihaknya juga menargetkan Hilton Jakarta PIK2 mulai beroperasi pada tahun depan, sehingga kedua proyek ini akan menjadi sumber pendapatan berulang yang semakin signifikan bagi PT Bangun Kosambi Sukses Tbk.

Baca juga: CBDK Fokus Recurring Income

“Sekaligus memperkuat daya tarik kawasan PIK2 sebagai destinasi bisnis berskala internasional,” tutur Steven.

Mengutip data emiten berkode saham CBDK di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut Nusantara International Convention and Exhibition Pantai Indah Kapuk 2 atau NICE PIK 2 terdiri atas tiga bangunan dengan total luas lebih dari 123.000 meter persegi (m2).

Kehadiran NICE dinilai sebagai salah satu pusat penyelenggaraan meeting, incentive, conferences, dan exhibition (MICE) terbesar di Indonesia.

Lalu, Hotel Hilton Jakarta PIK2 yang berdiri di atas lahan seluas 1 hektare ini akan menjulang setinggi 20 lantai dan menghadirkan 271 kamar eksklusif.

Hotel bertaraf internasional itu terletak di Central Busisness District (CBD) Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), Tangerang, Banten.

Baca juga: CBDK Raih Pendapatan Rp2,50 Triliun

Manajemen CBDK mengaku bahwa prospek kawasan PIK 2 semakin diperkuat oleh beroperasinya NICE. Kehadiran NICE diproyeksikan menjadi katalis penting dalam mendorong peningkatan kunjungan, aktivitas usaha, dan eksposur kawasan.

Pos terkait