DMS Propertindo Catat Pertumbuhan Pendapatan 324 Persen

PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 324 persen pada 2025 disandingkan dengan raihan setahun sebelumnya/foto:theleafjimbaran.com

Lalu, proyek rumah tapak Accola Park Serpong seluas 10.092 meter persegi (m2) di Tangerang Selatan, Banten. Selain itu, proyek rumah tapak Padjajaran City di atas lahan 700.000 m2 di Bandung, Jawa Barat.

Masih mengutip materi paparan publik Perseroan, pada 2026, KOTA berencana membuka fasilitas olah raga Serge Padel di atas lahan seluas 14 hektare di Tangerang Selatan, Banten.

Bacaan Lainnya

“Kami melihat pengembangan di bisnis padel ini merupakan salah satu langkah strategis untuk menangkap peluang pasar olah raga yang sedang berkembang, kami melihat di olah raga ini ada komunitas yang kuat, sehingga memiliki potensi pendapatan yang berulang, baik dari membership, sewa lapangan, atau kami mencoba untuk membuat event,” papar Adriansyah Akbar, direktur PT DMS Propertindo Tbk.

Selain itu, tambah dia, bisnis ini juga bisa memberikan diversifikasi pendapatan dan membuat ekosistem untuk usaha-usaha yang existing seperti hotel, ataupun F&B sehingga bisa tercipta peningkatan traffic pengunjung dan kita bisa melakukan cross selling.

Baca juga: EMDE Raih Penjualan Tanah Rp1,23 Triliun

“Dalam jangka waktu menengah atau panjang kami berfikir bisnis padel bisa memberikan kontribusi yang positif pada kinerja perusahaan pada segmen-segmen market baik di milenial maupun gen Z kedepannya. Kami cukup optimistis memasuki industri olah raga terutama padel,” kata dia.

 

Raih Laba Bersih

Sementara itu, melejitnya pendapatan Perseroan terlihat memengaruhi raihan laba bersih KOTA pada 2025.

Masih mengutip laporan keuangan Perseroan, pada 2025, laba bersih KOTA tercatat sebesar Rp41,63 miliar.

Sebaliknya, tahun 2024, KOTA harus puas membukukan rugi bersih sekitar Rp18,07 miliar.

Pada akhir Desember 2025, total aset KOTA sebesar Rp1,97 triliun, sedangkan pada periode sama 2024 sekitar Rp1,50 triliun.

Di sisi liabilitas, KOTA mencatat sebesar Rp736,93 miliar pada 2025, sebaliknya tahun 2024 masih sekitar Rp309,09 miliar.

Ekuitas KOTA naik dari semula Rp1,20 triliun pada 2024 menjadi sebesar Rp1,24 triliun tahun 2025.

Baca juga: Pendapatan Hotel KOTA Menggeliat

Hingga akhir Desember 2025, para pemegang saham KOTA terdiri atas PT DMS Investama sebesar 40,78 persen, PT Flyng Fox Nusantara 0,07 persen, Mohamad Prapanca 0,00 persen, dan masyarakat 59,15 persen.

 

(*)

Pos terkait