Kontributor ketiga terbesar dari pendapatan lain-lain, yakni Rp2,29 miliar atau setara sekitar 25 persen terhadap total pendapatan Perseroan.
Mal Terintegrasi
Merujuk Annual Report Perseroan Tahun 2025, Fairway Nine Mall memiliki area lantai kotor (gross floor area/GFA) 100.554 meter persegi, sedangkan area yang dapat disewakan (net rentable area/NRA) seluas 54.340 meter persegi.
Pusat perbelanjaan modern tersebut dirancang dengan desain modern minimalis.
Keunggulan komparatif pusat perbelanjaan ini dibanding para kompetitor lainnya adalah penekanan pada tenancy mix yang beragam, unik dan yang memiliki brand awareness tinggi.
Baca juga: Pendapatan Mal Pakuwon Terus Melenggang, Tumbuh 9 Persen
Fairway Nine Mall yang terletak di Surabaya Barat ini merupakan satu kesatuan bangunan vertikal dengan
Kondominium The Adhiwangsa Golf Residence, Suite Hotel & Serviced Residence, Nine Boulevard dan Hotel Adhiwangsa Surabaya.
Terdapat akses penghubung antara mal dengan apartemen dan hotel untuk memudahkan penghuni apartemen dan hotel berkunjung ke mal. Pintu masuk utama Mal adalah melalui Jalan Bukit Darmo Boulevard, sedangkan pintu masuk utama Apartemen melalui jalan lingkungan Bukit Darmo Golf.
Masih mengutip Laporan tersebut Fairway Nine Mall dengan wajah baru telah berhasil menggandeng penyewa (tenant) baru mulai dari supermarket terlengkap di Surabaya dan hiburan yang menyenangkan di area sportainment untuk bowling dan billiard terbesar di Surabaya.
Beberapa tenant baru dari Surabaya maupun Jakarta telah bergabung yaitu PT Pilar Pratama Cuan Abadi, Selfie Time dan PT Montessori Indonesia Bersinar.
Baca juga: Pendapatan Sewa Pusat Perbelanjaan Bukit Darmo Meningkat
Selain itu, Perseroan juga bekerja sama dengan UK Petra Surabaya untuk mengadakan ruang perkuliahan prodi Bisnis dengan space 1.500 m2.
“Dengan adanya aktivitas pendidikan di mal, hal ini diharapkan akan menjadi captive market Fairway Nine Mall,” jelas manajemen BKDP dikutip dari Laporan tersebut.
(*)





