Jakarta, landbank.co.id– PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE) menilai bahwa segmen rumah menengah-atas masih cukup kuat pada saat ini.
Terkait hal itu, Emiten properti yang mengusung kode saham SAGE di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mengaku bahwa pihaknya menyiapkan sejumlah strategi guna mendongkrak pendapatan pada 2026.
“Strategi yang dilakukan adalah dengan adanya promo-promo menarik seperti full furnished dan kami melakukan pemasaran secara digital juga,” tutur manajemen PT Saptausaha Gemilangindah Tbk dalam paparan publik, belum lama ini.
Manajemen PT Saptausaha Gemilangindah Tbk juga menegaskan bahwa pihaknya melihat permintaan (demand) segmen menengah-atas masih kuat karena tidak terlalu sensitif terhadap kenaikan suku bunga.
Dalam catatan Indonesia Property Watch (IPW), kelompok harga rumah Rp500 juta hingga Rp1 miliar per unit menjadi yang paling digemari konsumen di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) serta Banten pada kuartal pertama 2026.
Baca juga: Ada Sinyal Gen Z Lirik Hunian Menengah Atas
IPW menyebutkan bahwa dalam periode waktu itu porsi harga rumah tersebut mencapai 39,34 persen dari total rumah yang terjual.
Sepanjang tiga bulan pertama 2026, IPW mencatat jumlah rumah yang terjual mencapai sebanyak 1.939 unit.
Sekalipun masih dominan, segmen harga Rp500 juta hingga Rp1 miliar porsinya berkurang, mengingat pada kuartal keempat 2025 masih di angka 40,20 persen.
Kondisi sebaliknya justru dicatat oleh segmen harga kedua terbesar, yakni rentang Rp1-2 miliar yang komposisinya naik dari 30,00 persen menjadi 36,00 persen.
Bila rentang harga Rp500 juta hingga Rp1 miliar turun 16,10 persen, segmen harga Rp1-2 miliar justru naik 2,9 persen pada kuartal pertam 2026.
Baca juga: SAGE Kantongi Pendapatan Rp16,89 Miliar
“Pergeseran pasar masih terus terindikasi bergeser dengan konsentrasi penjualan di segmen harga Rp1-2 miliar,” dikutip dari riset IPW, belum lama ini.





