Jakarta, landbank.co.id– Minat wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Indonesia dinilai masih cukup tinggi sepanjang Januari-Mei 2026.
Menurut Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, sepanjang lima bulan pertama 2026, jumlah kunjungan wisman tumbuh 7,68 persen menjadi 6,07 juta kunjungan.
Khusus Mei 2026, data menunjukkan bahwa kunjungan wisman mencapai 1,38 juta kunjungan atau meningkat 5,83 persen dibandingkan Mei 2025 yang tercatat sebanyak 1,31 juta kunjungan.
“Capaian Mei 2026 merupakan capaian kunjungan tertinggi sepanjang tahun berjalan, menunjukkan bahwa minat wisatawan asing terhadap Indonesia tetap kuat,” ujar Menpar Widiyanti.
Pertumbuhan kunjungan wisman terutama ditopang pasar Asia Tenggara yang meningkat signifikan sebesar 11,06 persen, dari 547.521 kunjungan pada Mei 2025 menjadi 608.076 kunjungan pada Mei 2026.
Baca juga: Bebas Visa Dongkrak Kunjungan Wisman
Pertumbuhan juga tercatat dari pasar Timur Tengah sebesar 5,67 persen, Asia lainnya 5,37 persen, Oseania 4,69 persen, Afrika 3,72 persen, dan Amerika 1,13 persen.
Sementara itu, pasar Eropa mengalami kontraksi sebesar 5,91 persen di tengah gangguan dan ketidakpastian geopolitik global.
Kinerja kunjungan wisman tersebut sejalan dengan strategi adaptif Kemenpar yang terus memperkuat pasar short-haul dan medium-haul, sekaligus menjaga pasar jarak jauh yang memiliki kontribusi pengeluaran wisatawan tinggi.
Dari sisi wisatawan nusantara, pada Mei 2026 tercatat 106,16 juta perjalanan atau meningkat 8,69 persen dibandingkan Mei 2025 yang mencapai 97,67 juta perjalanan.
Baca juga: Kunjungan Wisman Tumbuh 8,62 Persen, Menpar: Kepercayaan Global Kuat
Peningkatan terutama ditopang momentum libur nasional dan cuti bersama yang dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri.
Secara kumulatif, perjalanan wisnus sepanjang Januari–Mei 2026 mencapai 523,22 juta perjalanan, meningkat 2,86 persen dibandingkan periode Januari–Mei 2025 yang sebesar 508,67 juta perjalanan.





