Indonesia Incar Pasar Malaysia

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat promosi pariwisata Indonesia di pasar Malaysia melalui penyelenggaraan Wonderful Indonesia Sales Mission 2026/foto: kemenpar

Jakarta, landbank.co.id — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat promosi pariwisata Indonesia di pasar Malaysia melalui penyelenggaraan Wonderful Indonesia Sales Mission 2026.

Ajang promosi itu digulirkan sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), memerluas persebaran destinasi wisata, serta mendorong peningkatan kualitas belanja wisatawan selama berada di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026, mengatakan bahwa kegiatan tersebut terselenggara atas dukungan penuh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dan dilaksanakan di dua kota strategis, yakni Seremban, Negeri Sembilan pada 18 Juni 2026 serta Kuala Lumpur pada 19 Juni 2026.

“Melalui kegiatan ini, Kemenpar tidak hanya menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan asal Malaysia, tetapi juga mendorong persebaran kunjungan ke berbagai destinasi di Indonesia, memperpanjang lama tinggal atau length of stay, serta meningkatkan pengeluaran wisatawan selama berwisata di Indonesia,” kata Made dikutip Jumat, 3 Juli 2026.

Dia menjelaskan, promosi tahun ini berfokus pada pengenalan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 5 Destinasi Pariwisata Regeneratif yang menawarkan pengalaman wisata berkualitas, berkelanjutan, ramah lingkungan, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di destinasi.

Baca juga: Indonesia Bidik 17,6 Juta Kunjungan Wisman

Menurut Made, pelaksanaan Wonderful Indonesia Sales Mission 2026 memiliki nilai tambah melalui kolaborasi strategis dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat konektivitas antardestinasi sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan terintegrasi bagi wisatawan.

“Keterlibatan PT KAI menjadi langkah strategis untuk memperkuat aksesibilitas wisata sekaligus memperkenalkan perjalanan kereta api sebagai bagian dari pengalaman berwisata di Indonesia,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Kemenpar menghadirkan sekitar 25 pelaku industri pariwisata Indonesia (sellers) yang terdiri atas biro perjalanan wisata, perhotelan, pengelola destinasi, serta mitra industri terkait.

Baca juga: Kunjungan Wisman Tumbuh 8,62 Persen, Menpar: Kepercayaan Global Kuat

Mereka dipertemukan secara langsung dengan sekitar 70 pelaku industri pariwisata Malaysia (buyers) yang berasal dari Negeri Sembilan, Melaka, dan Kuala Lumpur.

Pos terkait