Begini Tarif Sewa Ruang Perkantoran Jakarta pada 2026

Bisnis ruang perkantoran di Jakarta menggeliat sepanjang kuartal pertama 2026, sebaliknya tarif sewa relatif stabil/foto: landbank.co.id

Jakarta, landbank.co.id- Bisnis ruang perkantoran di Jakarta menggeliat sepanjang kuartal pertama 2026, sebaliknya tarif sewa relatif stabil.

Sepanjang Januari-Maret 2026, tarif sewa ruang perkantoran di kawasan pusat bisnis (central business district/CBD) Jakarta menyentuh Rp218.000 per meter persegi per bulan.

Bacaan Lainnya

Mengutip data Colliers Indonesia, angka tarif sewa ruang perkantoran itu naik sekitar 0,2 persen bila disandingkan dengan kuartal keempat tahun 2025 yang bertengger di posisi Rp193.387/m2/bulan

Namun, tarif sewa kantor pada tiga bulan pertama 2026 bila disandingkan dengan periode yang sama 2025 turun sekitar 1,39 persen.

Pada kuartal pertama 2025, mengutip data Colliers Indonesia, harga sewa rata-rata yang ditawarkan oleh para pemilik gedung perkantoran tercatat sebesar Rp221.081/m2/bulan.

Menurut riset Colliers Indonesia, pergerakan terukur tarif sewa mencerminkan pasar yang sedang menemukan pijakannya, yakni para pemilik properti mendapatkan kembali kepercayaan diri secara bertahap, namun disiplin dalam menetapkan harga sehingga terjaga karena momentum penyewaan terus meningkat.

Baca juga: Tiga Faktor Ini Bikin Pasar Perkantoran Kirim Sinyal Pemulihan

Pada kuartal pertama 2026, gedung-gedung kantor premium menetapkan harga sewa tertinggi, rata-rata sekitar Rp345.000/m2/bulan, didukung oleh spesifikasi yang unggul, lokasi bergengsi, dan citra bangunan yang kuat yang mendefinisikan tingkatan ini.

“Sejumlah gedung ini sekarang dengan percaya diri menetapkan harga di atas Rp350.000, yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan pemilik properti yang didorong oleh ketersediaan yang terbatas dan profil penyewa yang lebih tersegmentasi yang mereka tarik,” dilansir riset Colliers Indonesia.

Gedung-gedung Grade A di CBD Jakarta mencatat harga sewa rata-rata sekitar Rp231.000/m2/bulan. Dengan pasokan yang besar, segmen ini secara alami menargetkan berbagai macam penyewa di seluruh pasar.

Hal ini memungkinkan CBD untuk memenuhi beragam kebutuhan penyewa, dengan bangunan yang bervariasi dalam berbagai faktor, termasuk lokasi, kualitas bangunan, harga, dan paket sewa secara keseluruhan.

“Pada saat yang sama, banyaknya bangunan berkualitas memberikan banyak pilihan bagi penyewa, memposisikan Grade A sebagai alternatif praktis bagi mereka yang mencari ruang berkualitas tinggi,” dikutip dari riset Colliers Indonesia.

Baca juga: Pasar Perkantoran Jakarta, JLL: Ada Tanda Awal Pemulihan

Sementara itu, di luar CBD Jakarta tercatat rata-rata harga sewa yang diminta hampir Rp170.000/m2/bulan. Bangunan Grade A di luar CBD mencatat rata-rata harga sewa yang diminta sekitar Rp211.000/m2/bulan, yang relatif stabil.

Pos terkait