Pemilik Pondok Indah Mall Kumpulkan Pemegang Saham, Ini Agendanya

Pemilik Pondok Indah Mall, Jakarta, PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) berencana mengumpulkan para pemegang saham di Jakarta, 11 Juni 2026/foto: landbank.co.id

Pendapatan sewa pusat perbelanjaan merupakan kontributor terbesar terhadap total pendapatan tahun 2025 pemilik Pondok Indah Mall, Jakarta tersebut.

Masih mengutip laporan keuangan Perseroan, pada 2025, segmen tersebut menyumbang sekitar 50 persen terhadap total pendapatan MKPI yang sekitar Rp2,60 triliun.

Bacaan Lainnya

Nama-nama penyewa terbesar, dikutip dari laporan keuangan MKPI, antara lain PT Trans Retail, PT Metropolitan Retailmart, PT Panen Lestari Internusa, PT Mitra Adiperkasa, PT Hindo, PT Gramedia Asri Media, PT Ace Hardware Indonesia, PT Exertainment Indonesia, dan PT Fast Retailing Indonesia.

Selain sewa pusat perbelanjaan, penyumbang kedua terbesar terhadap total pendapatan MKPI, yakni sewa perkantoran juga turut mengoleksi pertumbuhan.

Pendapatan sewa perkantoran yang didirikan pada 1972 ini naik sekitar 8 persen, yakni dari Rp264,29 miliar menjadi Rp284,48 miliar, sedangkan sumbangannya sekitar 11 persen terhadap total pendapatan tahun 2025.

Penyumbang ketiga terbesar terhadap total pendapatan MKPI, yakni bisnis hotel juga bertumbuh pada 2025. Segmen ini menyumbang sekitar 10 persen.

Baca juga: Pendapatan Sewa Pusat Perbelanjaan MKPI Menggeliat

Merujuk laporan keuangan MKPI, bisnis hotel membungkus pendapatan Rp255,44 miliar pada 2025 alias tumbuh sekitar 5 persen bila dibandingkan dengan tahun 2024 yang senilai Rp242,59 miliar.

Sebaliknya, penyumbang keempat terbesar, yakni penjualan tanah dan bangunan justru membukukan penurunan sekitar 3 persen, yakni dari Rp202,44 miliar menjadi Rp195,67 miliar.

Segmen penjualan tanah dan bangunan yang mencakup apartemen dan kaveling itu menyumbang sekitar 8 persen terhadap total pendapatan MKPI tahun 2025.

“Penjualan tanah dan bangunan sebagian besar merupakan penjualan apartemen Pondok Indah Residence, M-Terrace, Albasia, Villa Anggrek, Town House Tanah Ara tahun 2025 dan 2024,” dikutip dari laporan keuangan MKPI tahun 2025.

Baca juga: Pendapatan dan Laba Pemilik Pondok Indah Mall Meningkat

Pada 2025, total pendapatan MKPI tumbuh sekitar 5 persen bila disandingkan dengan raihan setahun sebelumnya, yakni dari Rp2,48 triliun menjadi Rp2,60 triliun.

“Pendapatan ini berasal dari penyewaan properti komersial, yang merupakan pendapatan utama Perusahaan, serta dari bisnis perhotelan, pengakuan penjualan tanah dan bangunan (apartemen dan kaveling),” jelas manajemen MKPI dikutip dari materi paparan publik, baru-baru ini.

Menurut manajemen MKPI, laba usaha pada 2025 mengalami kenaikan sekitar 13 persen menjadi Rp 1,18 triliun dari sebelumnya Rp 1,04 triliun tahun 2024.

Marjin laba usaha pada 2025 naik sekitar 3 persen menjadi kurang lebih 45 persen dari sebelumnya yang sekitar 42 pada 2024.

Baca juga: Leads Property: Jakarta Menjanjikan bagi Peritel

Laba bersih MKPI pada naik sekitar 13 persen menjadi Rp 1,12 triliun dibandingkan dengan setahun sebelumnya yang senilai Rp986 miliar.

(*)

Pos terkait