Deretan Emiten Properti Pencetak Laba Jumbo, di Atas Rp1 Triliun

Pada 2025, tujuh emiten properti di Bursa Efek Indonesia (BEI) membungkus laba bersih ukuran jumbo, yakni di atas Rp1 triliun/foto: capture ctra

Jakarta, landbank.co.id– Para emiten properti yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menghadapi tahun penuh tantangan pada 2025.

Kesimpulan itu mencuat bila merujuk kinerja keuangan para emiten properti, khususnya dalam urusan meraih pendapatan dan membukukan laba bersih.

Bacaan Lainnya

Dari 87 emiten properti yang telah menyerahkan laporan keuangan tahun 2025 kepada Otoritas Bursa terlihat bahwa mereka mencatat penurunan pendapatan sekitar 0,58 persen.

Tahun 2025, sekitar 52 persen emiten itu masih mampu membukukan pertumbuhan pendapatan, sedangkan sisanya, 48 persen harus rela mencatat penurunan pendapatan.

Kondisi lebih kontras terlihat dari kemampuan mereka dalam urusan merengkuh laba bersih.

Pada 2025, laba bersih emiten properti anjlok sekitar 66,13 persen dibandingkan dengan setahun sebelumnya.

Baca juga: Begini Penjualan Kavling Tanah dan Rumah Jaya Real Property

Sebanyak 69 persen emiten properti membukukan laba bersih, sedangkan 31 persen menderita kerugian.

 

Laba Jumbo

Sekalipun secara keseluruhan laba bersih para emiten tersebut anjlok, namun sebanyak 62 persen dari mereka konsisten mencatat keuntungan.

Dari mereka yang membukukan keuntungan pada 2025 tercatat sebanyak tujuh emiten membungkus laba bersih ukuran jumbo, yakni di atas Rp1 triliun.

Baca juga: Dividen Tunai Pakuwon, Lima Tahun Tanpa Henti

Mari kita intip sejenak lima peraih laba bersih terbesar tahun 2025. (lihat grafis di halaman 2)

Pada 2025, emiten yang mengoleksi laba bersih paling gede adalah PT Ciputra Development Tbk alias CTRA, yakni Rp2,66 triliun.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk CTRA itu tidak hanya jumbo, tapi juga bertumbuh sekitar 25 persen bila dibandingkan dengan raihan setahun sebelumnya.

Raihan laba bersih pemilik lebih dari 89 proyek di Indonesia itu seiring dengan kemampuan Perseroan mencetak pertumbuhan pendapatan.

Baca juga: Lima Emiten Properti Beraset Jumbo

Tahun 2025, pendapatan pemilik proyek Citragarden Serpong, Banten ini tercatat sebesar Rp12,62 triliun alias tumbuh sekitar 13 persen disandingkan dengan torehan pada 2024.

Pos terkait