Jakarta, landbank.co.id– PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) getol menebar dividen tunai kepada para pemegang sahamnya sepanjang tahun 2023 hingga 2026.
Sejak melaksanakan Penawaran Umum Perdana Saham (initial public offering/IPO) dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2022, PT Saraswanti Indoland Development Tbk tak henti memanjakan para pemegang sahamnya lewat dividen tunai.
PT Saraswanti Indoland Development Tbk yang mengusung kode saham SWID di BEI tersebut untuk tahun buku 2022 membagikan dividen tunai sebesar Rp5,87 miliar atau setara Rp1,0895 per saham dengan rasio terhadap laba bersih sebesar 25,65 persen.
Baca juga: Pendapatan Saraswanti Indoland Melonjak 270 Persen, Bogat: Strategi Pasar Mulai Bergerak Harmonis
Lalu, untuk tahun buku 2023, jumlah dividen SWID naik tipis menjadi Rp5,89 miliar setara Rp1,0936 per saham, sedangkan rasio terhadap laba bersih sebesar 27,8 persen.
SWID kembali menebar dividen untuk tahun buku 2024, yakni sebesar Rp5,06 miliar setara Rp0,93924 per saham dengan rasio 27,15 persen.
Pembagian dividen tunai kembali digulirkan untuk tahun buku 2025, sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Yogyakarta, Jumat, 19 Juni 2026.
“Menetapkan pembagian dividen sebesar Rp12,07 miliar yang akan dibagikan dalam bentuk dividen tunai,” jelas manajemen SWID.
Baca juga: Pemilik Hotel di Yogyakarta Ini Getol Tebar Dividen
Penerima dividen adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 1 Juli 2026 pada pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).
RUPST Perseroan juga menetapkan bahwa pemanfaatan laba bersih tahun 2025 yang sebesar Rp41,02 miliar tidak hanya untuk dividen.





