Jakarta, landbank.co.id– Sepanjang tahun 2021 hingga 2025 PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) getol menebar dividen tunai kepada para pemegang sahamnya.
Dalam rentang waktu itu emiten yang mengusung kode saham DMAS di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut membagikan dividen tunai sebesar Rp4,7 triliun.
Di tengah Indonesia masih didera pandemi Covid-19, yakni untuk tahun buku 2021, DMAS membagikan dividen tunai sebesar Rp699 miliar.
Jumlah dividen DMAS sempat menyentuh Rp1,20 triliun pada 2022 sebelum akhirnya turun ke level Rp578 miliar setahun kemudian.
Baca juga: Berbarengan Hari Kebangkitan Nasional, DMAS Bayar Dividen Rp1,4 Triliun
Pengembang kawasan industri terpadu Kota Deltamas, Bekasi, Jawa Barat ini kembali meningkatkan dividen untuk tahun buku 2024.
“Perseroan membagikan dividen tunai senilai Rp1,4 triliun atau setara Rp29 per saham kepada para pemegang sahamnya sesuai persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 28 April 2025 dan telah dibayarkan pada 20 Mei 2025,” dikutip dari Laporan Tahunan DMAS Tahun 2025.
Jumlah dividen anak usaha PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) ini kembali berfluktuasi ketika memasuki tahun buku 2025.
Merujuk hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan di Le Premier Hotel Kota Deltamas, Cikarang–Kabupaten Bekasi, Senin, 15 Juni 2026, DMAS menebar dividen Rp795 miliar. (jadwal dividen di halaman 2)
“RUPS Tahunan PT Puradelta Lestari Tbk telah memutuskan untuk menyetujui pembagian dividen final untuk tahun buku 2025 sebesar Rp795 miliar atau sebesar Rp16,50 per saham,” urai manajemen DMAS.
Baca juga: Ini Pertimbangan DMAS Pilih Target Presales Konservatif Moderat
Dividen DMAS itu akan dibayarkan kepada para pemegang saham Perseroan pada 9 Juli 2026.
Prapenjualan Naik
Sementara itu, prapenjualan (marketing sales) Puradelta Lestari naik sekitar 20 persen pada kuartal pertama 2026 disandingkan periode sama setahun sebelumnya.
Mengutip data Perseroan, dalam periode tiga bulan pertama 2026, DMAS mengantongi prapenjualan Rp561,43 miliar.
Baca juga: Lewat Kota Deltamas, Puradelta Lestari Bidik Prapenjualan Rp2 Triliun
Sebaliknya, sepanjang Januari-Maret 2025, nilai prapenjualan DMAS masih bertengger di angka Rp466 miliar.





