Sepanjang empat bulan pertama 2026, anggota Apersi yang terlibat dalam penyerapan KPR FLPP sebanyak 1.819 pengembang properti.
Mereka membangun 2.295 perumahan yang tersebar di 252 kabupaten dan kota dari 31 provinsi di Indonesia.
Mirip dengan REI, penyerapan KPR FLPP Apersi sepanjang Januari-April 2026 juga mencatat penurunan bila disandingkan dengan periode yang sama 2025.
Dari sisi unit, realisasi KPR FLPP Apersi turun sekitar 36 persen, sedangkan dari sisi nilai juga sekitar 36 persen.
Hal itu terjadi mengingat per akhir April 2025, penyerapan KPR FLPP Apersi sebanyak 25.175 rumah subsidi setera sekitar Rp3,13 triliun.
Baca juga: Ini Lima Asosiasi Pengembang dengan KPR FLPP Terbesar
Sementara itu, asosiasi yang menyerap KPR FLPP terbesar ketiga adalah Himperra.
Kelompok pengembang ini membungkus KPR FLPP sebanyak 7.466 unit atau setara sekitar Rp916,87 miliar.
Anggota Himperra yang membangun rumah subsidi pada periode Januari-April 2026 sebanyak 776 pengembang properti yang membangun 1.002 perumahan.
Proyek rumah tapak yang dibangun anggota Himperra itu tersebar di 189 kabupaten dan kota dari 26 provinsi di Indonesia.
Senasib dengan REI dan Apersi, realisasi penyerapan KPR FLPP Himperra sepanjang Januari-April 2026 juga terlihat menurun bila disandingkan dengan periode yang sama 2025.
Penurunan yang dicatat Himppera sekitar 32 persen dari sisi unit, sedangkan dari sisi nilai juga turun sekitar 32 persen.
Baca juga: Tiga Asosiasi Pengembang Raja KPR FLPP 2025
Maklum, pada empat bulan pertama 2025, realisasi KPR FLPP Himperra sebanyak 10.950 unit alias setara sekitar Rp1,34 triliun.
Masih mengutip data BP Tapera, sepanjang Januari-April 2026, realisasi penyaluran KPR FLPP menyentuh sebanyak 54.467 unit atau setara sekitar Rp6,77 triliun.
Penyaluran KPR FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu melibatkan 21 asosiasi pengembang properti, termasuk REI, Apersi, dan Himperra.
Per akhir April 2026, realisasi penyaluran KPR FLPP turun sekitar 34 persen dari sisi unit dan juga turun sekitar 34 persen dari sisi nilai, bila disandingkan dengan periode sama 2025.
Baca juga: Jumlah Pengembang Rumah Subsidi Terus Bertambah
Per akhir April 2025, realisasi penyaluran KPR FLPP sebanyak 82.886 unit atau setara sekitar Rp10,27 triliun.
(*)





