Usai Lantik Pejabat PKP, Ara Tekankan Integritas dan Percepatan Kerja
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat melantik sejumlah pejabat Kementerian PKP..--Kementerian PKP
Jakarta, landbank.co.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meminta para pejabat yang baru dilantik untuk memperkuat integritas, menghadirkan inovasi, serta mempercepat pelaksanaan program perumahan bagi masyarakat.
Menteri yang akrab disapa Ara itu, menegaskan bahwa capaian Kementerian PKP harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran untuk bekerja lebih cepat, tepat, dan bertanggung jawab.
Pesan tersebut disampaikan dalam pelantikan pejabat di lingkungan Kementerian PKP yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 21, Wisma Mandiri, Thamrin, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Ia meminta para pejabat menjalankan tugas dengan mengutamakan kepentingan masyarakat serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
“Selamat pada teman-teman yang baru dilantik. Saya minta tolong ditanamkan budaya malu, malu korupsi, dan malu melanggar aturan,” ujar Maruarar dikutip Selasa, 13 Oktober 2026.
Menurutnya, integritas menjadi fondasi penting dalam menjalankan program pemerintah. Para pejabat juga didorong menghadirkan terobosan dan inovasi untuk mengatasi berbagai persoalan di sektor perumahan.
Meski demikian, setiap inovasi harus tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku agar pelaksanaan program berlangsung secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Maruarar menambahkan, membangun kepercayaan masyarakat membutuhkan pengorbanan, kerja keras, dan doa. Karena itu, seluruh jajaran Kementerian PKP harus menjaga kepercayaan tersebut melalui kinerja nyata dan program yang memberikan manfaat bagi rakyat.
Selain menekankan integritas, Maruarar menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pelaksanaan tugas Kementerian PKP yang semakin luas.
Ia mendorong perekrutan dan penempatan SDM terbaik, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, serta kesiapan menghadapi tantangan pembangunan perumahan.
Menurutnya, kebutuhan terhadap SDM yang berkualitas semakin penting untuk mendukung pelaksanaan Program 3 Juta Rumah, terutama dalam menjawab persoalan penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Maruarar juga mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki ketegasan dalam menentukan maupun mengganti personel sesuai kebutuhan organisasi dan pencapaian target pemerintah.
Karena itu, setiap posisi di lingkungan Kementerian PKP perlu diisi oleh orang-orang yang mampu menjalankan tugas secara profesional dan menyelesaikan persoalan perumahan serta kawasan permukiman.
Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri, bergerak cepat, dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.