Harga Emas XAU/USD Hari Ini Berpeluang Naik, Analis Dupoin Lihat Sinyal Ini
Ilustrasi emas dengan latar belakang indikator pergerakan.--istockphoto.com
Jakarta, landbank.co.id - Harga emas dunia (XAU/USD) diproyeksikan berpeluang menguat pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Analis Dupoin Futures Indonesia, Geraldo Kofit, menyoroti kemunculan pola Double Bottom pada grafik harian yang mengindikasikan potensi pembalikan arah harga dari tren bearish menuju bullish.
Dalam analisis Dupoin Futures Indonesia yang dikutip pada Selasa pagi pukul 09.20 WIB, Geraldo menjelaskan bahwa pola Double Bottom menjadi salah satu sinyal teknikal yang patut diperhatikan pelaku pasar dalam mencermati peluang penguatan emas.
"Setelah membentuk pola Double Bottom pada grafik harian, pola tersebut membuka peluang pembalikan arah dari tren bearish menuju bullish," tulis Geraldo dalam proyeksinya dikutip Selasa, 13 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, bahwa pola Double Bottom terbentuk ketika harga menguji area support sebanyak dua kali, tetapi tidak berhasil menembusnya secara berkelanjutan.
"Formasi ini dapat mengindikasikan berkurangnya tekanan jual dan membuka peluang kenaikan harga, meskipun tetap membutuhkan konfirmasi dari pergerakan berikutnya," terangnya.
Geraldo juga menyebutkan, apabila momentum kenaikan berlanjut, harga emas berpeluang bergerak menuju area resistance US$4.276 hingga US$4.316.
"Pola ini terbentuk ketika harga menguji area bawah sebanyak dua kali dan menunjukkan potensi melemahnya tekanan jual. Apabila momentum kenaikan berlanjut, harga emas berpeluang bergerak menuju area resistance US$4.276–US$4.316," jelasnya.
Di sisi lain, tambah dia, level US$4.171 menjadi area support penting yang perlu dicermati.
"Selama XAU/USD mampu bertahan di atas level tersebut, peluang pembalikan tren menuju bullish masih terbuka. Namun, sebaliknya, apabila tekanan jual kembali meningkat dan harga menembus support, skenario penguatan perlu dievaluasi kembali. Kondisi tersebut dapat menunjukkan bahwa tekanan bearish masih berlanjut," ungkap dia.
Faktor Fundamental yang Memengaruhi Emas
Selain analisis teknikal, pergerakan harga emas juga dipengaruhi perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Ketidakpastian di kawasan Timur Tengah berpotensi meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai atau safe haven. Ketika risiko global meningkat, sebagian investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang dinilai dapat membantu menjaga nilai kekayaan.
Namun, penguatan harga emas tidak hanya ditentukan oleh permintaan aset aman. Pergerakan dolar AS dan ekspektasi suku bunga Federal Reserve atau The Fed juga menjadi faktor penting yang memengaruhi XAU/USD.
Dolar AS yang menguat berpotensi membatasi kenaikan emas karena membuat logam mulia tersebut relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.