Dampak Ekonomi Motogp Mandalika Diperkirakan Sentuh Rp5 triliun
Perhelatan balap motor Motogp Mandalika tahun 2026 ditaksir menciptakan efek pengganda (multiplier effect) mencapai sekitar Rp5 triliun-landbank.id-kemenpar
Jakarta, landbank.co.id- Perhelatan balap motor Motogp Mandalika tahun 2026 ditaksir menciptakan efek pengganda (multiplier effect) mencapai sekitar Rp5 triliun.
Berdasarkan hasil kajian Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Bappenas terhadap penyelenggaraan Motogp Mandalika pada tahun sebelumnya menunjukkan bahwa dampak ekonomi yang dihasilkan secara nasional diperkirakan mencapai berkisar Rp2,7 triliun hingga Rp4,7 triliun.
Dampak Motogp Mandalika tersebut dirasakan oleh berbagai sektor usaha, mulai dari industri perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas wisatawan selama penyelenggaraan Motogp.
BACA JUGA:Jadwal Lengkap Moto2, Moto3, dan MotoGP Mandalika 2026
"Efek pengganda atau multiplier effect yang dihasilkan menjangkau berbagai sektor, mulai dari tingkat okupansi hotel yang mencapai 100 persen di kawasan Mandalika dan 90 persen di Lombok Tengah serta Kota Mataram, peningkatan jumlah penumpang transportasi udara, hingga kenaikan omzet UMKM," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat meninjau Motogp Mandalika, Minggu, 11 Oktober 2026.
Dia menambahkan, manfaat ekonomi tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan ajang olahraga internasional memiliki peran yang semakin penting dalam menciptakan peluang pertumbuhan ekonomi yang inklusif, khususnya bagi masyarakat di sekitar destinasi.
Oleh karena itu, keberhasilan Motogp Mandalika perlu menjadi momentum untuk memastikan manfaat penyelenggaraan ajang olahraga berskala internasional dapat dirasakan secara berkelanjutan, tidak hanya selama kompetisi berlangsung, tetapi juga melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Marc Marquez Pimpin Start MotoGP Spanyol 2026 di Jerez, Cek di Sini Link Nonton
Sport Tourism Dunia
Sementara itu, Menpar Widiyanti menilai, keberhasilan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 (Motogp Indonesia 2026) semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata olahraga atau sport tourism kelas dunia yang mampu menarik wisatawan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
"Motogp Mandalika merupakan agenda strategis nasional dalam pengembangan sport tourism di Indonesia. Keberhasilan penyelenggaraan ajang balap kelas dunia ini tentu tidak lepas dari kolaborasi yang kuat antara ITDC (InJourney Tourism Development Corporation), MGPA (Mandalika Grand Prix Association), pemerintah pusat dan daerah, asosiasi, industri, serta pemilik lisensi Dorna Sports," kata Menpar Widiyanti di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB, Minggu.
Motogp Mandalika berlangsung di lintasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa tenggara Barat (NTB) sepanjang 9-11 Oktober 2026.
Menpar menjelaskan, selama empat tahun penyelenggaraannya, Motogp Mandalika menunjukkan perkembangan positif. Hal ini tercermin dari tren peningkatan jumlah penonton setiap tahun, termasuk semakin besarnya perhatian masyarakat internasional terhadap ajang balap motor bergengsi yang diselenggarakan di Indonesia ini.