Prapenjualan Puradelta Lestari Naik 20 Persen

Prapenjualan (marketing sales) PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) naik sekitar 20 persen pada kuartal pertama 2026 disandingkan periode sama setahun sebelumnya/foto: deltamas.id

Target prapenjualan DMAS tahun 2026 lebih besar sekitar 15 persen bila dibandingkan dengan target setahun sebelumnya yang senilai Rp1,81 triliun.

Pada 2025, DMAS mengantongi prapenjualan sebesar Rp1,6 triliun atau sekitar 88 persen dari target marketing sales tahun itu.

Bacaan Lainnya

 

Nilai Tambah

DMAS yang berdiri sejak 1993 ini terus berkomitmen untuk tetap mengupayakan layanan terbaik bagi konsumennya dan mengembangkan kawasan industri, hunian, dan komersial.

Komitmen itu diusung untuk mewujudkan misi jangka panjang Perseroan dalam mengembangkan Kota Deltamas sebagai sebuah kawasan terpadu modern dan ramah lingkungan dan sebagai pusat regional di timur Jakarta, serta untuk terus meningkatkan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan.

Baca juga: Puradelta Lestari Kantongi Minat Lahan Industri 75 Hektare

Hingga 2026, Kota Deltamas memiliki luas area pengembangan mencapai sekitar 3.200 hektare.

Sementara itu, DMAS memiliki jumlah aset Rp7,12 triliun pada akhir 2025, lebih rendah dibandingkan dengan setahun sebelumnya yang senilai Rp8,25 triliun.

Penurunan juga terjadi di lini liabilitas. Per akhir 2025, liabilitas DMAS senilai Rp508,54 miliar, sedangkan pada periode sama 2024 sebesar Rp1,04 triliun.

Ekuitas DMAS tercatat senilai Rp6,61 triliun pada akhir 2025, sedangkan pada periode sama 2024 sebesar Rp7,21 triliun.

Per akhir Desember 2025, pemegang saham mayoritas dan pengendali DMAS adalah PT Sumber Arusmulia sebesar 57,28 persen, yang merupakan bagian dari Sinar Mas Land, pengembang terkemuka di Indonesia.

Baca juga: Berbarengan Hari Kebangkitan Nasional, DMAS Bayar Dividen Rp1,4 Triliun

Lalu, Sojitz Corporation sebanyak 25,00 persen, perusahaan general trading dari Jepang dengan jaringan di lebih dari 50 negara di dunia.

Sisanya, yakni sebanyak 17,72 persen saham Puradelta Lestari dimiliki oleh masyarakat.

 

(*)

Pos terkait