Jakarta, landbank.co.id – PRISM, perusahaan induk dari OYO, terus memperkuat strategi ekspansi di Indonesia dengan menghadirkan akomodasi berstandar premium di sejumlah kota berkembang.
Langkah ekspansi tersebut difokuskan di tiga kota besar, yakni Aceh, Makassar, dan Palangkaraya, yang dinilai memiliki pertumbuhan ekonomi dan mobilitas perjalanan yang semakin dinamis.
Country Head PRISM Indonesia, Hendro Tan, mengatakan bahwa tren preferensi wisatawan kini mulai bergeser ke akomodasi dengan layanan yang lebih berkualitas.
“Kami melihat adanya perubahan preferensi di mana wisatawan kini mengharapkan standar layanan yang lebih tinggi, tidak hanya di kota besar tetapi juga di kota berkembang. Melalui model self-operated, kami dapat memastikan konsistensi kualitas layanan sekaligus menghadirkan pengalaman menginap yang lebih terintegrasi,” ujar Hendro Tan dalam keterangan resminya yang diterima landbank.co.id Senin, 21 April 2026.
Ia menambahkan, pertumbuhan permintaan terhadap hotel premium tidak lagi terbatas di kota metropolitan, melainkan juga mulai terlihat di berbagai daerah yang tengah berkembang.
“Tren ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan akomodasi berkualitas kini semakin merata, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan perjalanan di berbagai wilayah,” katanya.
Lebih lanjut, Hendro menjelaskan bahwa ekspansi ini juga mencerminkan pendekatan baru PRISM dalam industri hospitality melalui model company serviced.
“Melalui pendekatan ini, PRISM memiliki kendali end-to-end atas operasional, mulai dari standar layanan, pengelolaan properti, hingga pengalaman tamu secara menyeluruh, sehingga kualitas dapat lebih terjaga di setiap lokasi,” jelasnya.
Model ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman menginap yang lebih konsisten dan relevan dengan kebutuhan pelanggan modern.
Ekspansi ke kota-kota seperti Aceh, Makassar, dan Palangkaraya juga mencerminkan pergeseran strategi industri perhotelan yang kini mulai mengarah ke wilayah berkembang.




