Tingkat Hunian Apartemen Sewa Relatif Stabil

Tingkat hunian apartemen sewa (service apartment) di Jakarta relatif stabil pada kuartal pertama 2026 disandingkan dengan kuartal sebelumnya (quarter on quarter/QoQ)/foto: landbank.co.id

Sedikit penurunan sewa yang dilakukan sebagian operator Service Apartment di tengah melemahnya permintaan jangka panjang menyebabkan penurunan rata-rata tarif sewa subsektor ini sebesar -0,8 persen QoQ dan -0,8 persen YoY.

Tarif sewa subsektor apartemen khusus sewa relatif stabil karena sebagian besar operator mempertahankan level sewa saat ini.

Bacaan Lainnya

Lalu, subsektor kondominium sewa mencatat sedikit peningkatan tarif sewa sebesar +0,3 persen QoQ namun masih turun -5,9 persen YoY.

Baca juga: Leads Property: Ada 10.444 Apartemen Sewa di Jakarta

“Secara keseluruhan, operator dan pemilik properti diperkirakan tetap berhati-hati dalam strategi penetapan harga, mengingat dampak ketegangan global yang masih berlangsung terhadap pasar,” dilansir riset Cushman & Wafefield.

Sementara itu, pasokan baru pada tiga bulan pertama 2026 terutama didorong oleh selesainya proyek kondominium sewa dengan tidak adanya tambahan pasokan dari subsektor lainnya.

“Penambahan sekitar 205 unit berasal dari penyelesaian 2 proyek kondominium, yaitu Newville (Zeta) dan The Belton Residence,” dikutip dari riset Cushman & Wafefield.

Baca juga: Knight Frank Indonesia: Ekspatriat Tenant Utama Apartemen Sewa

(*)

Pos terkait