Jumlah pengembang properti yang masuk bursa pada 2023 meningkat 100 persen dibandingkan dengan 2022, yakni sebanyak delapan perusahaan.
Mereka adalah PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI), PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE), PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA), dan PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT).
Lalu, PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF), PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE), PT Vastland Indonesia Tbk (VAST), dan PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE).
Saat ini, tercatat sebanyak 92 emiten properti yang melantai di Bursa Efek Indonesia.
(*)





