Pangsa Pasar KPR FLPP BNI Menggeliat
Realisasi penyaluran KPR FLPP BNI sepanjang Januari-Agustus 2026 tumbuh sekitar 29 persen dari sisi unit, sedangkan dari sisi nilai tumbuh sekitar 28 persen-landbank.id-
Jakarta, landbank.co.id- Realisasi penyaluran kredit pemilikan rumah berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan alias KPR FLPP PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menggeliat pada rentang Januari-Agustus 2026.
Mengutip data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), pada periode itu BNI menyalurkan KPR FLPP sebanyak 9.670 rumah subsidi.
Nilai realisasi pembiayaan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu setara dengan sekitar Rp1,21 triliun.
Sepanjang delapan bulan 2026, pangsa pasar KPR FLPP BNI sebesar 6,91 persen dari sisi unit dan 6,96 persen dari sisi nilai.
BACA JUGA:KPR Cermat BNI Tawarkan Diskon Bunga, Ini Syaratnya
Masih mengutip data BP Tapera, pangsa pasar KPR FLPP BNI sepanjang Januari-Agustus 2026 meningkat bila dibandingkan dengan rentang waktu yang sama 2025.
Pangsa pasar KPR FLPP BNI per akhir Agustus 2025 tercatat sebesar 4,58 persen (unit) dan 4,65 persen (nilai).
Torehan itu berpijak pada realisasi penyaluran KPR FLPP BNI per akhir Agustus 2025 yang menyentuh 7.498 unit setara sekitar Rp944,21 miliar.
Realisasi penyaluran KPR FLPP BNI sepanjang Januari-Agustus 2026 tumbuh sekitar 29 persen dari sisi unit, sedangkan dari sisi nilai tumbuh sekitar 28 persen.
BACA JUGA:BNI Tebar Promo KPR Griya di Danantara Housing Expo 2026, DP Mulai 1%
Dalam merealisasikan KPR FLPP sepanjang delapan bulan 2026, BNI menggandeng 1.960 pengembang properti dari 18 asosiasi developer.
Para pengembang itu membangun 1.830 perumahan yang tersebar di 281 kabupaten dan kota dari 32 provinsi Indonesia.
Mengutip laman BNI, bank pelat merah ini mengaku mengantongi mandat membiayai 17.356 rumah subsidi pada 2026.
Mandat itu mencuat dalam Perjanjian Kerja Sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan BP Tapera yang diteken di Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025.