Daftar Lima Kota Penyerap Rumah Subsidi Tertinggi

Daftar Lima Kota Penyerap Rumah Subsidi Tertinggi

Daftar lima kota atau kabupaten penyerap anggaran rumah subsidi terbanyak didominasi oleh kota-kota di Pulau Jawa, hanya satu yang terletak di Pulau Sulawesi-landbank.id-

Jakarta, landbank.co.id- Daftar lima kota atau kabupaten penyerap anggaran rumah subsidi terbanyak didominasi oleh kota-kota di Pulau Jawa, hanya satu yang terletak di Pulau Sulawesi.

Mengutip data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), sepanjang Januari-Juli 2026, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjadi yang terbanyak dalam menyerap kucuran dana rumah subsidi.

Pada periode itu Kabupaten Bekasi tercatat mendapat kucuran rumah subsidi sebanyak 6.744 unit atau setara sekitar Rp905,27 miliar.

Kabupaten yang berpenduduk sekitar 3,46 juta jiwa pada 2025 itu mendominasi penyerapan realisasi kredit pemilikan rumah berskema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP) periode Januari-Juli 2026.

Dalam rentang waktu itu Kabupaten Bekasi menyerap sekitar 5,53 persen dari total realisasi KPR FLPP yang menyentuh sebanyak 121.859 unit.

BACA JUGA:Pengembang Rumah Subsidi di Kabupaten Bogor Bertambah

Per akhir Juli 2026, realisasi KPR FLPP itu tersebar di 385 kabupaten dan kota di Indonesia dengan nilai sekitar Rp15,16 triliun.

Pangsa pasar rumah subsidi Kabupaten Bekasi terlihat meningkat, maklum sepanjang Januari-Juli 2025 masih berada di level 5,31 persen.

Sekalipun begitu, jika ditilik dari realisasi unit yang mendapat kucuran KPR FLPP jumlahnya turun, maklum per akhir Juli 2025, angkanya masih bertengger di posisi 7.823 unit.

Penyerap kedua terbesar sepanjang Januari-Juli 2026 adalah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam rentang waktu itu Kabupaten Bogor menyerap KPR FLPP sekitar Rp710,21 miliar setara untuk 5.296 rumah subsidi.

Pangsa pasar KPR FLPP kabupaten berpenduduk 5,72 juta jiwa pada 2025 itu menyentuh sekitar 4,35 persen.

BACA JUGA:BTN Kuasai KPR FLPP Kabupaten Bekasi

Masih mengutip data BP Tapera, pangsa pasar KPR FLPP Kabupaten Bogor terlihat meningkat, mengingat per akhir Juli 2025 masih di level 3,79 persen.

Berbeda dengan Kabupaten Bekasi, pangsa pasar KPR FLPP Kabupaten Bogor meningkat seiring dengan naiknya realisasi yang ditorehkan. Per akhir Juli 2025, realisasi KPR subsidi Kabupaten ini sebanyak 5.581 unit senilai Rp746,93 miliar.

Di posisi ketiga terbesar adalah Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kabupaten berpenduduk tak kurang dari 2,64 juta jiwa pada 2025 ini menyerap KPR subsidi sebanyak Rp423,69 miliar setara untuk 3.527 unit.

Sepanjang Januari-Juli 2026, pangsa pasar KPR FLPP Kabupaten Karawang menyentuh sekitar 2,89 persen, lebih tinggi disandingkan dengan periode sama 2025 yang mencapai 2,69 persen.

Peningkatan pangsa pasar Kabupaten Karawang tidak pararel dengan kenaikan realisasi KPR FLPP, justru sebaliknya. Maklum, per akhir Juli 2025, realisasi KPR FLPP Kabupaten Karawang masih sebanyak 3.964 unit setara sekitar Rp476,05 miliar.

BACA JUGA:Kabupaten Bekasi Penyerap Rumah Subsidi Terbesar

Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menempati posisi keempat terbesar dalam menyerap KPR FLPP periode Januari-Juli 2026.

Penyerapan KPR subsidi kota berpenduduk 377.300 jiwa pada 2025 ini tercatat sebanyak 2.986 unit atau setara dengan sekitar Rp372,40 miliar.

Kota ini mencatat peningkatan pangsa pasar, mengingat pada Januari-Juli 2025 masih bertengger di angka 2,39 persen.

Dari sisi realisasi, justru sebaliknya, turun. Masih mengutip data BP Tapara, per akhir Juli 2025, realisasi KPR FLPP Kota Kendari sebanyak 3.516 unit setara sekitar Rp436,26 miliar.

Sementara itu, Kabupaten Tangerang, Banten menempati posisi kelima terbesar penyerap KPR FLPP sepanjang Januari-Juli 2026.

Kabupaten berpenduduk sekitar 3,5 juta jiwa pada 2025 itu mengoleksi penyaluran KPR FLPP sebanyak 2.741 unit atau setara dengan sekitar Rp367,28 miliar.

BACA JUGA:Ada PBG Gratis bagi MBR di Kabupaten Badung

Pangsa pasar KPR FLPP Kabupaten Tangerang per akhir Juli 2026 sebesar 2,25 persen, lebih rendah dibandingkan dengan per akhir Juli 2025 yang sebesar 3,08 persen.

Pada Januari-Juli 2025, realisasi KPR FLPP Kabupaten Tangerang tercatat sebanyak 4.539 unit alias setara sekitar Rp604,15 miliar.

 

(*)