POLI Realisasikan Penggunaan Dana Obligasi

PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) telah merealisasikan rencana penggunaan dana hasil penerbitan obligasi tahun 2025/foto: paragonsemarang.id

Ke depan, pemilik Pollux Mall Paragon ini berkomitmen memperkuat fundamental usaha, meningkatkan efisiensi operasional, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

 

Bacaan Lainnya

Raih Laba

Sementara itu, sepanjang Januari-Maret 2026, pendapatan POLI tercatat sekitar Rp113,23 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan raihan periode sama 2025 yang sebesar Rp132,34 miliar.

Mayoritas pendapatan POLI disumbang dari bisnis mal, yakni sebesar Rp63,91 miliar atau sekitar 57 persen dari total pendapatan.

Penyumbang kedua terbesar terhadap total pendapatan pemilik Hotel Louis Kienne Resort Bandungan ini datang dari bisnis hotel, yaitu senilai Rp26,94 miliar atau setara sekitar 24 persen.

Baca juga: Okupansi Pusat Perbelanjaan di Jakarta Relatif Stagnan

Pada kuartal pertama 2026, laba bersih POLI senilai Rp19,81 miliar, sedangkan pada periode sama 2025, laba bersih pemilik Po Hotel Semarang ini masih di level Rp21,89 miliar.

Di sisi lain, jumlah aset POLI tercatat senilai Rp4,20 triliun pada akhir Maret 2026, sedangkan pada akhir Desember 2025 sebesar Rp4,25 triliun.

Liabilitas POLI tercatat turun dari Rp2,14 triliun pada akhir 2025 menjadi Rp2,08 triliun per akhir Maret 2026.

Begitu juga dengan ekuitas, yakni naik menjadi Rp2,12 triliun per akhir Maret 2026 dari semula Rp2,10 triliun pada akhir 2025.

Per akhir Maret 2026, para pemegang saham Perusahaan yang didirikan pada 2009 ini terdiri atas Po Sun Kok sebesar 56,95 persen.

Baca juga: Bisnis Mal dan Hotel Dongkrak Pendapatan Pollux Hotels Group (POLI)

Lalu, PT Pollux Properties Indonesia Tbk 23,00 persen, PT World Apparel 0,05 persen, Luciana 0,00 persen, dan publik 20,00 persen.

 

(*)

Pos terkait