Penjualan Rumah Natura City Developments Tumbuh 8 Persen

Penjualan rumah hunian PT Natura City Developments Tbk (CITY) naik sekitar 8 persen sepanjang kuartal pertama 2026 disandingkan dengan raihan pada periode yang sama 2025/foto: capture city

Mengutip laporan keuangan Perseroan, per akhir Desember 2025, CITY memiliki land bank seluas 142,62 hektare.

 

Bacaan Lainnya

Proyek Hunian

Mengutip data Perseroan, sejak tahun 2013, CITY membangun beragam kawasan hunian dengan total mencapai 2.083 unit rumah tapak dan rumah toko (ruko), dengan konsep klaster yang ramah lingkungan.

Berlokasi di Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang Selatan, hingga tahun 2025 sebanyak 79 persen properti yang dipasarkan telah terjual.

Pengembangan kawasan hunian Perseroan yang telah dan masih dikembangkan antara lain adalah Klaster Natura Acacia yang dipasarkan kali pertama pada Juni 2013. Produk rumah tapak dan ruko sebanyak 174 unit seluruhnya telah habis terjual.

Baca juga: Kinerja Kinclong, SWID Singgung Proyek Baru dan Land Bank

Lalu, proyek yang seluruhnya telah terjual adalah Klaster Natura Basea. Proyek yang mulai dipasarkan pada Juli 2013 ini berkapasitas 194 unit rumah tapak dan ruko.

CITY juga menggulirkan Klaster Natura Riverside yang dipasarkan kali pertama pada Desember 2022 dan Klaster Natura Orchard Park yang dipasarkan mulai pada 2024.

Selain itu, CITY meluncurkan Ruko Natura Utama Ruko Natura Utama yang kali pertama dipasarkan pada 2023.

Tahun 2025, CITY melakukan melakukan pengembangan dari Cluster River Valley dengan nama “Rumah Taman ” dengan mengusung konsep scandinavian “Rumah Taman” terletak didalam kawasan perumahan yang dikenal sebagai kawasan hunian yang hijau dan nyaman. Cluster River Valley kali pertama dipasarkan pada Oktober 2016.

Baca juga: Penjualan Rumah Natura City Development Melonjak

Para pemegang saham CITY per akhir Maret 2026 terdiri atas PT Sakti Generasi Perdana sebanyak 20,63 persen, PT Tunas Tumbuh Berkembang 9,89 persen, Golden Capital Foundation Limited 9,44 persen, PT Karya Cakrawala Perdana 5,81 persen, dan publik 54,24 persen.

 

(*)

Pos terkait