Kuartal Pertama 2026, Bisnis Hospitality MNC Tourism Indonesia Menguat

PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) kian moncer sepanjang kuartal pertama 2026, baik di lini pendapatan maupun raihan laba bersih/foto: capture kpig

Saat ini, jelas manajemen Perseroan, fokus utama tertuju pada pertama, pembangunan Hyatt Regency Lido Resort (Tower Wing) yang telah memasuki tahap finalisasi akhir yang akan meningkatkan kapasitas hotel secara signifikan untuk menyambut tingginya permintaan akomodasi dan venue MICE berkualitas tinggi di kawasan Lido.

Kedua, progress pengerjaan Clubhouse telah memasuki tahap penyelesaian, sedangkan pengembangan infrastruktur pada area hunian eksklusif di Private Cubhouses (PCH) Tahap 2 dan residensial Lido Hill tetap berjalan sesuai jadwal.

Bacaan Lainnya

Fokus ketiga, ekspansi fasilitas coutbound Lido Adventure Park yang terintegrasi langsung dengan Hyatt Regency Lido Resort, guna menciptakan ekosistem wisata keluarga dan coporate gathering yang komprehensif.

Di lini bisnis hotel, pada kuartal pertama 2026, tingkat hunian (okupansi) hotel KPIG dinilai sangat kuat, didorong oleh tingginya aktivitas bisnis dan wisata pada awal tahun.

Baca juga: Tambah Saham di KPIG, BHIT: MNC Tourism Semakin Menjanjikan

Sementara itu, jumlah aset KPIG per akhir Maret 2026 naik menjadi Rp36,21 triliun dari semula Rp35,99 triliun pada akhir Desember 2026.

Sebaliknya, liabilitas KPIG turun dari awalnya sebesar Rp7,23 triliun pada akhir 2025 menjadi senilai Rp6,93 triliun pada kuartal pertama 2026.

Peningkatan juga terjadi di sisi ekuitas. Per akhir Maret 2026, ekuitas KPIG sebesar Rp29,28 triliun, sedangkan pada akhir 2025 senilai Rp28,77 triliun.

Per akhir Maret 2026, pemegang saham KPIG terdiri atas PT MNC Asia Holding Tbk 20,61 persen, UOB Kay Hian Hongkong Ltd sebesar 15,60 persen, dan HT Investment Development Tbk 8,79 persen.

Baca juga: Pembangunan MNC Lido City Terus Berdenyut

Lalu, Hary Tanoesoedibjo 0,92 persen, Liliana Tanaja 0,07 persen, Henry Suparman 0,02 persen, Junita Sari Ujung 0,0 persen, Andrian Budi Utama 0,00 persen, Alex Wardhana 0,00 persen, M Budi Rustanto 0,00 persen, Michael Stefan Dharmajaya 0,00 persen, Ridawaty 0,00 persen, dan masyarakat 53,98 persen.

 

(*)

Pos terkait