Jakarta, landbank.co.id– PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) membuka tahun 2026 dengan kinerja kinclong, baik di lini pendapatan maupun laba bersih.
Mengutip laporan keuangan PT Bumi Citra Permai Tbk, emiten berkode saham BCIP ini mencatat pertumbuhan pendapatan sekitar 47 persen pada periode Januari-Maret 2026 dibandingkan dengan periode sama 2025.
Per akhir Maret 2026, pendapatan PT Bumi Citra Permai Tbk sebesar Rp49,81 miliar, sedangkan pada periode yang sama 2025 masih bertengger di posisi Rp34,02 miliar.
Peningkatan pendapatan BCIP sepanjang tiga bulan 2026 ditopang oleh penjualan tanah atau kavling siap bangun yang membukukan sebesar Rp44,55 miliar.
Penjualan kavling siap bangun BCIP per akhir Maret 2026 melonjak sekitar 96 persen bila disandingkan dengan periode sama 2025 yang senilai Rp22,91 miliar.
Baca juga: Ketegangan Global Potensial Berdampak Terhadap Kawasan Industri
Segmen tersebut menyumbang sekitar 90 persen terhadap total pendapatan BCIP yang menyentuh sekitar Rp49,81 miliar per akhir Maret 2026.
Seiring peningkatan pendapatan, laba bersih BCIP melejit sekitar 250 persen pada tiga bulan pertam 2026 disandingkan dengan periode sama 2025.
Masih mengutip laporan keuangan perusahaan yang beroperasi secara komersial sejak 2003 ini, laba bersih BCIP sebesar Rp13,98 miliar per akhir Maret 2026.
Sebaliknya, laba bersih per akhir Maret 2025, pemilik kawasan industri Millenium Industrial Estate seluas 400 hektare di Kabupaten Tangerang, Banten ini senilai Rp4,28 miliar.
Di sisi lain, jumlah aset BCIP tercatat sebesar Rp913,09 miliar pada periode kuartal pertama 2026, sedangkan pada akhir 2025 sebesar Rp913,24 miliar.
Baca juga: BCIP Mencatat Lonjakan Penjualan Kavling Siap Bangun
Per akhir Maret 2026, liabilitas BCIP senilai Rp384,96 miliar, sedangkan periode akhir Desember 2025 sebesar Rp399,66 miliar.





