Ini Lima Emiten Properti Berdompet Paling Tebal

Lima developer mengantongi aset Rp265 triliun atau setara sekitar 40 persen dari total aset emiten properti di Bursa Efek Indonesia pada 2025/foto: landbank.co.id

“Kami melihat PIK2 terus berkembang sebagai kawasan terpadu yang memiliki daya tarik tinggi, baik bagi end-user maupun investor, seiring dengan semakin lengkapnya ekosistem kawasan yang dibangun secara bertahap dan berkelanjutan,” tutur Presiden Direktur PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, Sugianto Kusuma, belum lama ini.

Selain BSDE dan PANI, pemilik aset ukuran jumbo lainnya pada 2025 adalah PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

Bacaan Lainnya

Pemilik proyel superblok Kemang Village, Jakarta itu menempati urutan ketiga terbesar dengan mengoleksi aset sekitar Rp49,25 triliun.

Aset yang membuat dompet LPKR tebal pada 2025 antara lain datang dari persedian, khususnya tanah dalam pematangan yang menyentuh sekitar Rp19,23 triiun.

Baca juga: Lima Emiten Properti Beraset Jumbo

Pada 2025, pemilik proyek Lippo Village, Tangerang, Banten ini juga punya kas dan setara kas sekitar Rp1,96 triliun.

Kemudian, urutan keempat terbesar adalah PT Ciputra Development Tbk (CTRA) yang membungkus aset sekitar Rp47,99 triliun pada akhir 2025.

Tiga aset terbesar Ciputra di antaranya adalah persediaan senilai Rp13,06 triliun dan tanah untuk pengembangan sekitar Rp9,91 triliun.

Selain itu, pemilik lebih dari 89 proyek yang tersebar di 34 kota tersebut juga punya kas dan setara kas senilai Rp10,36 triliun pada 2025.

Sementara itu, posisi kelima pemilik aset terbesar adalah PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) yang mengusung sekitar Rp38,34 triliun.

Aset milik Summarecon yang menonjol adalah persediaan senilai Rp11,24 triliun dan tanah yang belum dikembangkan sekitar Rp9,85 triliun.

Baca juga: Bukan Hanya Pendapatan, Laba PANI Pun Melejit

Pemilik proyek Summarecon Bogor, Bogor, Jawa Barat ini juga punya aset lancar berupa kas dan setara kas senilai Rp3,38 triliun pada akhir 2025.

 

(*)

Pos terkait