Segmen residensial menyumbang sekitar Rp800 miliar terhadap marketing sales CTRA kuartal pertama 2026, berbekal 374 dari dua klaster baru dan proyek residensial lainnya.
Dalam tiga bulan pertama 2026, CTRA mengoleksi marketing sales sekitar Rp2,4 triliun alias sudah mencapai 26 persen dari target tahun ini.
Di posisi ketiga yang jago dalam menjual residensial pada 2025 adalah PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Pemilik proyek township Lippo Village, Tangerang, Banten ini membungkus penjualan hunian sekitar Rp5,57 triliun.
LPKR membukukan pertumbuhan penjualan hunian cukup siginifikan bila disandingkan dengan raihan tahun 2024, yakni sekitar 100,75 persen.
Baca juga: Mengintip Penjualan Rumah Ciputra, Raup Rp4,35 Triliun
“Penjualan rumah tapak, mulai dari Cendana Suites, XYZ Livin Series dan Blackstar Series, secara konsisten memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan Perseroan sepanjang tahun 2025,” dikutip dari Laporan Tahunan LPKR Tahun 2025.
Selain Park Serpong yang terus menjadi kontributor utama bagi Perseroan, masih dikuti dari Laporan itu, peluncuran produk hunian terjangkau, seperti “Livin” series secara konsisten menjadi andalan Perseroan dalam menangkap peluang permintaan dari segmen pembeli rumah pertama dan pasar secara masif.
Di sisi lain, kehadiran Park Serpong Tahap 4 menjadi salah satu keberhasilan Perseroan di tengah momentum penjualan produk hunian lain yang berkesinambungan seperti Cendana Homes dan XYZ Livin.
Baca juga: Penjualan Rumah Summarecon Melambung Nyaris 100 Persen
Penjualan Residensial Enam Emiten Properti 2025:
1). Bumi Serpong Damai Rp11,00 triliun
2). Ciputra Development Rp9,92 triliun
3). Lippo Karawaci Rp5,75 triliun
4). Summarecon Agung Rp4,22 triliun
5). Lippo Cikarang Rp2,99 triliun
6). Sentul City Rp2,49 triliun
Sumber: laporan keuangan Perseroan, diolah landbank.co.id
Baca juga: Deretan Residensial Pendulang Cuan BSDE
(*)





