BCIP Membuka 2026 dengan Kinclong

PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) membuka tahun 2026 dengan kinerja kinclong, baik di lini pendapatan maupun laba bersih/foto: capture bcip

Sebaliknya, ekuitas BCIP naik menjadi Rp528,13 miliar per akhir Maret 2026 dari semula Rp513,58 miliar pada akhir 2025.

 

Bacaan Lainnya

Prospek 2026

Sementara itu, Perseroan memandang kondisi makroekonomi yang stabil, kebijakan moneter yang akomodatif, serta inflasi yang terkendali sebagai lingkungan yang kondusif bagi peningkatan investasi dan konsumsi industri. Realisasi penanaman modal nasional mencatat pertumbuhan yang kuat, termasuk kontribusi signifikan dari Provinsi Banten sebagai salah satu tujuan investasi industri utama.

Selain itu, Pemerintah terus memperkuat kerangka regulasi kawasan industri melalui penerbitan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 26 Tahun 2025 tentang Standar dan Akreditasi Kawasan Industri serta implementasi program Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK).

Baca juga: Penjualan Bangunan Gudang Bumi Citra Permai Terus Berjalan

“Perseroan memandang langkah ini sebagai peluang strategis untuk meningkatkan standar layanan kawasan sekaligus memperkuat posisi kompetitif Kawasan Industri Millennium dalam mendukung pertumbuhan industri nasional yang berdaya saing, modern, dan berkelanjutan,” dikutip dari Annual Report 2025 BCIP.

Kawasan industri di koridor Tangerang-Serang terus mendapatkan dukungan dari berbagai kebijakan pemerintah, termasuk percepatan proyek infrastruktur strategis nasional, insentif fiskal untuk investasi di sektor manufaktur dan logistik, serta pertumbuhan ekonomi digital yang mendorong peningkatan permintaan fasilitas pergudangan dan pusat distribusi modern. Perkembangan e-commerce dan supply chain reconfiguration pascapandemi turut berkontribusi pada meningkatnya permintaan ruang industri berkualitas di lokasi yang aksesibel dan terlayani infrastruktur memadai.

“Dengan mempertimbangkan keseluruhan faktor di atas, Direksi berkeyakinan bahwa Perseroan berada dalam posisi yang sangat baik untuk meneruskan trajektori pertumbuhannya,” papar manajemen BCIP.

Prospek usaha sektor kawasan industri pada 2026 diperkirakan tetap memperoleh dukungan dari pertumbuhan aktivitas industri, perkembangan sektor berbasis teknologi, serta meningkatnya kebutuhan fasilitas logistik dan pergudangan yang terintegrasi.

Baca juga: Seluas Ini Lahan Kawasan Industri yang Belum Dimanfaatkan

Per akhir Maret 2026, para pemegang saham BCIP mencakup PT Bumi Citra Investindo sebanyak 36,73 persen dan masyarakat 63,27 persen.

 

(*)

 

Pos terkait