27 Ribu Apartemen Siap Huni Menanti Pembeli

Sepanjang tiga bulan pertama 2026, jumlah apartemen yang terserap pasar di Jakarta mencapai sebanyak 192 unit/foto: landbank.co.id

Jakarta, landbank.co.id– Konsultan properti Colliers Indonesia menyatakan bahwa ada 29 ribu unit apartemen belum terserap pasar hingga kuartal pertama 2026.

Dari jumlah tersebut sebanyak 27 ribu unit merupakan apartemen siap huni yang siap diserahterimakan kepada konsumen.

Bacaan Lainnya

Mengutip data Colliers Indonesia, hingga kuartal pertama 2026, jumlah total apartemen di Jakarta mencapai 233 ribu unit.

“Jumlah apartemen yang belum terserap sekitar 29.000 unit, sebanyak 27.000 unit siap dihuni yang bisa memanfaatkan insentif PPN DTP (Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah) karena sudah siap diserahterimakan,” tutur Ferry Salanto, head of Research Colliers Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.

Sepanjang tiga bulan pertama 2026, tambah dia, jumlah apartemen yang terserap pasar mencapai sebanyak 192 unit.

Baca juga: Insentif PPN DTP Bantu Penjualan Apartemen Jakarta

“Sekitar 60 persen pembeli apartemen pada kuartal pertama 2026 dari kalangan pengguna langsung (end user), sisanya para investor buyer,” jelas Ferry Salanto.

Dia menjelaskan, pasar apartemen masih cukup tergantung pada insentif terutama PPN DTP, walaupun dampaknya tidak sebesar ke penjualan rumah tapak.

Demand pasar belum sepenuhnya organik. Tanpa insentif ini penyerapannya akan terbatas. PPN DTP berpengaruh pada penjualan apartemen,” ujarnya.

Menurut Ferry, kehadiran insentif PPN DTP dari pemerintah, bisa dimanfaatkan oleh konsumen untuk membeli apartemen.

Terlebih, tambahnya, untuk tahun 2026 insentif PPN DTP flat sebesar 100 persen sampai akhir tahun tidak dibagi dua fase seperti tahun sebelumnya.

Baca juga: Lima Pengembang Mencatat Pertumbuhan Penjualan Apartemen

Pada 2025, insentif PPN DTP terbagi dua, yakni enam bulan pertama sebesar 100 persen, sedangkan enam bulan kemudian 50 persen.

“Ini memberi ruang lebih besar untuk konsumen untuk memanfaatkan insentif PPN DTP,” tutur Ferry.

Pos terkait