Update Harga Emas Pegadaian: Antam, UBS, Galeri24 Kompak Datar

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 bergerak stabil Senin, 4 Mei 2026. Cek di sini daftar harga lengkap terbaru./Foto: Freepik.

Jakarta, landbank.co.id – Harga emas di platform Pegadaian melalui layanan Sahabat Pegadaian terpantau stabil pada perdagangan Senin, 4 Mei 2026.

Tiga produk emas utama, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data pukul 08.26 WIB, harga emas Antam berada di level Rp2.908.000 per gram, UBS di Rp2.802.000 per gram, dan Galeri24 sebesar Rp2.788.000 per gram.

Harga tersebut merupakan harga jual yang tercantum di laman resmi Sahabat Pegadaian pada Minggu, 3 Mei 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global.

Berikut ini daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 Senin, 4 Mei 2026;

Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.462.000
  • 1 gram: Rp2.788.000
  • 2 gram: Rp5.509.000
  • 5 gram: Rp13.671.000
  • 10 gram: Rp27.270.000
  • 25 gram: Rp67.806.000
  • 50 gram: Rp135.505.000
  • 100 gram: Rp270.877.000
  • 250 gram: Rp675.529.000
  • 500 gram: Rp1.351.056.000
  • 1.000 gram: Rp2.702.112.000

Harga Emas Antam

  • 0,5 gram: Rp1.506.000
  • 1 gram: Rp2.908.000
  • 2 gram: Rp5.754.000
  • 3 gram: Rp8.604.000
  • 5 gram: Rp14.306.000
  • 10 gram: Rp28.554.000
  • 25 gram: Rp71.253.000
  • 50 gram: Rp142.423.000
  • 100 gram: Rp284.765.000

Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp1.514.000
  • 1 gram: Rp2.802.000
  • 2 gram: Rp5.559.000
  • 5 gram: Rp13.738.000
  • 10 gram: Rp27.331.000
  • 25 gram: Rp68.192.000
  • 50 gram: Rp136.104.000
  • 100 gram: Rp272.100.000
  • 250 gram: Rp680.050.000
  • 500 gram: Rp1.358.503.000

Sebagai informasi, produk Galeri24 tersedia hingga ukuran 1 kilogram, sementara UBS hingga 500 gram, dan Antam di Pegadaian ditampilkan hingga 100 gram. Adapun harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia biasanya diperbarui setelah pukul 08.30 WIB setiap harinya.

Stabilnya harga emas ini mencerminkan sikap pasar yang masih menunggu sentimen global, termasuk pergerakan dolar AS dan arah kebijakan suku bunga internasional.

(*)

Pos terkait