Semen Indonesia Sudah Pakai Dana Rights Issue Rp3,29 Triliun

Per 30 Juni 2026, sisa dana hasil rights issue PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) tercatat Rp2,07 triliun yang tersimpan di sejumlah bank/foto: sig.id

Jakarta, landbank.co.id– Produsen semen, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengoleksi dana Rp5,41 triliun dari aksi korporasi hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue pada 2 Desember 2022.

Setelah dipotong dengan biaya pelaksanaan rights issue yang sekitar Rp53,40 miliar, emiten berkode saham SMGR itu membukukan dana bersih Rp5,36 triliun.

Bacaan Lainnya

Mengutip keterangan tertulis Perseroan yang diteken oleh Hasan Arifin, group head of Corporate Finance PT Semen Indonesia Tbk, tertanggal 10 Juli 2026, dana hasil right issue itu telah dimanfaatkan untuk dua aktifitas.

Per 30 Juni 2026, pemanfaatan dana hasil HMETD tersebut mencakup pertama untuk konsolidasi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) ke dalam Perseroan senilai Rp2,85 triliun.

Selain itu, SMGR juga memanfaatkan dana untuk peningkatan environment social governance (ESG) dan Circular Economy sekitar Rp438,88 miliar.

Baca juga: Produsen Semen Ini Raih Pendapatan Rp35,24 Triliun

Kini, sisa dana hasil rights issue SMGR tercatat sekitar Rp2,07 triliun yang tersimpan di sejumlah bank, yakni bank milik negara dan bank swasta.

Mayoritas dana tersebut disimpan di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), yakni sekitar Rp952,07 miliar. Lalu, di Bank Mayapada sebesar Rp389,00 miliar.

Selain itu, yang juga tergolong besar ditaruh SMGR di Bank Capital sebesar Rp279,00 miliar.

 

Volume Penjualan Naik

Sementara itu, strategi transformasi bisnis yang dijalankan oleh SIG terus membuahkan hasil positif. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, SIG berhasil mencatatkan volume penjualan sebanyak 15,092,640 ton, atau naik 4,4 persen year on year (yoy) dari periode sebelumnya sebanyak 14,461,092 ton.

Baca juga: Produsen Semen Ini Mau Bagi Dividen Tunai, Cek Jadwalnya

Peningkatan kinerja SIG tercapai seiring dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN berjalan semakin terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Corporate Secretary PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Vita Mahreyni mengatakan, kinerja cemerlang SIG didorong oleh penjualan domestikĀ  yang naik 9,6 persen yoy, utamanya dikontribusikan dari segmen semen kantong yang naik signifikan sebesar 11,9 persen yoy.

Pos terkait