Ini Emiten Properti Paling Jago Jualan Residensial, Raih di Atas Rp2 Triliun
Enam emiten properti membungkus penjualan residensial, mencakup rumah tapak dan apartemen sekitar Rp36,37 triliun pada 2025-sml-sml
Jakarta, landbank.id- Enam emiten properti membungkus penjualan residensial, mencakup rumah tapak dan apartemen sekitar Rp36,37 triliun pada 2025.
Keenam pengembang properti itu menyumbang 74,18 persen terhadap total penjualan residensial emiten properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Mengutip laporan keuangan 51 emiten per akhir Desember 2025, terlihat bahwa pemuncak penjualan residensial adalah PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Sekalipun berada di posisi teratas, penjualan hunian pemilik proyek mega township BSD City, Tangerang, Banten itu terlihat turun 5,01 pada 2025 disandingkan dengan setahun sebelumnya.
BACA JUGA:Serah Terima Grand Sunrise Menganti Desember 2026
Penjualan hunian yang dibukukan dalam pendapatan 2025 BSDE tercatat sekitar Rp11,00 triliun, sedangkan setahun sebelumnya, kelompok usaha Sinar Mas Land ini mengoleksi sekitar Rp11,58 triliun.
Penjualan residensial juga menjadi otot prapenjualan (marketing sales) BSDE pada 2025 yang sekitar Rp10,04 triliun.
Menurut manajemen BSDE, segmen residensial yang menjadi kontributor utama marketing sales 2025 itu, khususnya adalah produk rumah tapak di kawasan BSD City serta proyek-proyek township lainnya.
Memasuki tahun 2026, manajemen BSDE melihat sektor properti masih cukup menjanjikan, karena itu, Perseroan memerkuat modal kerja.
BACA JUGA:Triwulan Pertama 2026, Harga Properti Residensial Bertumbuh
“Kami terus melihat berbagai peluang pertumbuhan yang menjanjikan di sektor properti nasional. Oleh karena itu, kami memandang bahwa penguatan struktur permodalan melalui pencatatan sebagian besar laba bersih sebagai laba ditahan merupakan langkah strategis untuk mendukung pengembangan proyek-proyek baru, memperkuat land bank, serta menjaga fleksibilitas keuangan BSDE dalam menangkap peluang usaha yang dapat menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemegang saham,” ujar Hermawan Wijaya, direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk, baru-baru ini.
Selain BSDE, lima emiten properti lainnya yang membungkus penjualan hunian di atas Rp2 triliun pada 2025 adalah PT Ciputra Development Tbk (CTRA).
CTRA yang menempati peringkat kedua peraih penjualan hunian terbesar tahun 2025, mengoleksi sekitar Rp9,92 triliun.
Berbeda dengan BSDE yang harus puas mencatat penurunan penjualan hunian, CTRA justru mengoleksi pertumbuhan 14,50 persen.
BACA JUGA:Permintaan Residensial Tangguh, BSDE Raih Marketing Sales Rp2,54 Triliun
Memasuki 2026, CTRA tancap gas merangsek segmen residensial. Hal itu terlihat dari peluncuran Klaster Cedarwood The Forestine di Citragarden City Jakarta dan Klaster Hortis tahap 2.
Segmen residensial menyumbang sekitar Rp800 miliar terhadap marketing sales CTRA kuartal pertama 2026, berbekal 374 dari dua klaster baru dan proyek residensial lainnya.
Dalam tiga bulan pertama 2026, CTRA mengoleksi marketing sales sekitar Rp2,4 triliun alias sudah mencapai 26 persen dari target tahun ini.
Di posisi ketiga yang jago dalam menjual residensial pada 2025 adalah PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Pemilik proyek township Lippo Village, Tangerang, Banten ini membungkus penjualan hunian sekitar Rp5,57 triliun.
LPKR membukukan pertumbuhan penjualan hunian cukup siginifikan bila disandingkan dengan raihan tahun 2024, yakni sekitar 100,75 persen.
BACA JUGA:Mengintip Penjualan Rumah Ciputra, Raup Rp4,35 Triliun
“Penjualan rumah tapak, mulai dari Cendana Suites, XYZ Livin Series dan Blackstar Series, secara konsisten memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan Perseroan sepanjang tahun 2025,” dikutip dari Laporan Tahunan LPKR Tahun 2025.
Selain Park Serpong yang terus menjadi kontributor utama bagi Perseroan, masih dikuti dari Laporan itu, peluncuran produk hunian terjangkau, seperti “Livin” series secara konsisten menjadi andalan Perseroan dalam menangkap peluang permintaan dari segmen pembeli rumah pertama dan pasar secara masif.
Di sisi lain, kehadiran Park Serpong Tahap 4 menjadi salah satu keberhasilan Perseroan di tengah momentum penjualan produk hunian lain yang berkesinambungan seperti Cendana Homes dan XYZ Livin.
BACA JUGA:Dana Internal Menjadi Andalan Pembangunan Properti Residensial
Penjualan Residensial Enam Emiten Properti 2025:
1). Bumi Serpong Damai Rp11,00 triliun
2). Ciputra Development Rp9,92 triliun
3). Lippo Karawaci Rp5,75 triliun
4). Summarecon Agung Rp4,22 triliun
5). Lippo Cikarang Rp2,99 triliun
6). Sentul City Rp2,49 triliun
Sumber: laporan keuangan Perseroan, diolah landbank.co.id
BACA JUGA:Residensial Masih Jadi Andalan Metland
(*)