20 Atlet Bulu Tangkis Indonesia Siap Tempur di Asian Games 2026
Leo/Daniel dalam turnamen badminton Indonesia Masters 2024..-landbank.id-pbsi.id
Jakarta, landbank.co.id - Asa tim bulu tangkis Indonesia kembali dibawa ke panggung Asian Games 2026. Skuad Merah Putih bertekad tampil maksimal untuk mengejar hasil positif sekaligus memperbaiki catatan kurang memuaskan pada Asian Games Hangzhou 2022.
Tim bulu tangkis Indonesia dituntut menjaga fokus dan memanfaatkan seluruh persiapan yang telah dilakukan. Para pemain juga menjadikan pengalaman dari Hangzhou sebagai bahan evaluasi sebelum menghadapi persaingan di Nagoya, Jepang.
Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando, menegaskan bahwa pengalaman dari Asian Games Hangzhou harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pemain. Menurutnya, para atlet harus tampil lebih berani agar dapat mengejar hasil terbaik di Nagoya.
"Kegagalan di Asian Games Hangzhou kami jadikan pelajaran dan pengalaman. Kami harus perbaiki kesalahan, jangan diulangi lagi. Di Nagoya nanti kami harus tampil lebih berani," kata Leo dalam keterangan tertulis PBSI, dikutip Selasa, 15 September 2026.
Leo menilai keberanian dan konsistensi menjadi faktor penting dalam menghadapi turnamen sebesar Asian Games. Apalagi, persaingan di sektor bulu tangkis dipastikan berlangsung ketat dengan kehadiran sejumlah pemain dan pasangan terbaik dari negara-negara Asia.
Persiapan juga terus dilakukan pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Keduanya menjadi salah satu kekuatan Indonesia yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam perebutan medali.
Daniel mengatakan suasana latihan di Jepang berjalan positif. Selain menjaga program latihan yang telah dijalankan di Indonesia, para pemain mulai membangun kebersamaan sebagai satu tim.
"Hari ini latihannya cukup baik dan programnya adalah menjaga latihan kami yang di Indonesia. Suasana di sini enak dan kebersamaan tim mulai terbangun. Semoga terus positif dari hari ke hari," ujar Daniel.
Modal kepercayaan diri Leo dan Daniel juga bertambah setelah mereka mampu mengalahkan ganda putra nomor satu dunia, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, pada babak pertama China Masters.
Kemenangan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi pasangan Indonesia sebelum tampil di Asian Games 2026.
Meski demikian, Daniel menyadari tantangan di Nagoya tidak akan mudah. Sejumlah pasangan kuat dari negara lain juga datang dengan target yang sama, yakni membawa pulang medali dan berdiri di podium.
Karena itu, Leo dan Daniel perlu menjaga konsistensi permainan serta mempersiapkan aspek teknis dan mental agar dapat bersaing hingga fase akhir.
Persiapan Indonesia juga dilakukan dari sektor tunggal putri. Pelatih Imam Tohari menyebut kondisi para pemain cukup baik setelah menjalani latihan perdana di Jepang.
Melihat kondisi anak asuhnya yang dinilai positif, Imam bahkan meningkatkan intensitas latihan untuk membangun kesiapan pemain sebelum memasuki pertandingan.
"Di hari pertama kondisi tunggal putri saya rasa sangat bagus semua. Makanya tadi intensitas latihannya sedikit saya naikkan agar hari-hari berikutnya semakin membaik," tutur Imam.
Menurut Imam, latihan tidak hanya difokuskan pada pukulan, tetapi juga pergerakan pemain di lapangan. Intensitas latihan disesuaikan agar atlet dapat beradaptasi dengan kondisi permainan di Jepang.
"Programnya ada pukulan-pukulan dan pergerakan di lapangan dengan speed yang sedang biar besok sudah bisa lebih biasa," sambungnya.
Persiapan tersebut menjadi bagian penting bagi tim Indonesia untuk membangun kesiapan sebelum menghadapi pertandingan Asian Games 2026.
Dengan pengalaman dari Hangzhou, performa positif sejumlah pemain di turnamen sebelumnya, serta persiapan yang terus digenjot di Jepang, skuad bulu tangkis Indonesia diharapkan mampu tampil lebih berani dan konsisten.
Sebagai informasi, cabang olahraga (cabor) badminton Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium pada 20-29 September 2026.
Dalam gelaran ini, Indonesia mengirimkan 20 atlet untuk berlaga di cabang olahraga bulu tangkis.
Kontingen tersebut terdiri dari 10 atlet putra dan 10 atlet putri yang akan bersaing di sejumlah nomor pertandingan.
(*)