Jumlah saham beredar PWON sepanjang 2021 hingga 2024 sama, yakni sebanyak 48.159.602.400.
Khusus tahun buku 2025, dividen yang dibagikan Pakuwon mirip dengan setahun sebelumnya, yakni Rp626,07 miliar setara dengan Rp13 per saham.
Pada 2025, laba bersih Pakuwon tercatat senilai Rp2,35 triliun. Selain untuk dividen, sebesar Rp1 miliar dari laba bersih itu disisihkan sebagai dana cadangan.
Baca juga: Pakuwon Jati Raih Laba Bersih Rp2 Triliun Lebih
Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) Pakuwon di Hotel Aloft Surabaya, Kamis, 11 Juni 2026, juga diputuskan bahwa sekitar Rp1,72 triliun dari laba bersih dimasukkan sebagai laba ditahan.
Per akhir Maret 2026, para pemegang saham PWON terdiri atas PT Pakuwon Arthaniaga sebesar 68,68 persen, dan PT Artisan Surya Kreasi 0,03 persen.
Selain itu, pemegang saham perusahaan yang didirikan pada 1982 ini adalah Alexander Tedja sebesar 0,02 persen, PT Pakuwon Darma 0,01 persen, Wong Boon Siew Ivy 0,00 persen, Richard Adisastra 0,00 persen, dan masyarakat 31,26 persen.
Baca juga: Strategi 2026 Pakuwon Jati Mulai Berbuah
Jadwal pembagian dividen Pakuwon tahun 2026:
- Tanggal Efektif: 23 Juni 2026
- Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 22 Juni 2026
- Tanggal Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 23 Juni 2026
- Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai: 24 Juni 2026
- Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai: 25 Juni 2026
- Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai: 24 Juni 2026 pukul 16.00
- Tanggal Pembayaran Dividen: 15 Juli 2026
Baca juga: Pendapatan Mal Pakuwon Terus Melenggang, Tumbuh 9 Persen
(*)





