Bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) berencana menebar dividen sebesar Rp900 miliar/foto: bank bjb

Agenda terakhir menyangkut pengangkatan pengurus Perseroan. Perubahan ini mencakup pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Beberapa jabatan baru akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK atas hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test), maka susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi bank bjb adalah sebagai berikut:

 

Bacaan Lainnya

Dewan Komisaris

Komisaris Utama Independen: Susi Pudjiastuti*

Komisaris Independen: Novian Herodwijanto

Komisaris Independen: Eydu Oktain Panjaitan*

Komisaris: Rudie Kusmayadi

Komisaris: Herman Suryatman

Komisaris: Tomsi Tohir

Baca juga:   Raja KPR Subsidi BPD Mau Nerbitin Obligasi Rp932,41 Miliar

Direksi

Direktur Utama: Ayi Subarna

Direktur Kepatuhan: Asep Dani Fadillah

Direktur Keuangan: Hana Dartiwan

Direktur Korporasi dan UMKM: Mulyana

Direktur Konsumer dan Ritel: Nunung Suhartini

Direktur Teknologi Informasi: Muhammad As’adi Budiman

Direktur Operasional: Herfinia

 

*Berlaku efektif sejak persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK) dan memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga: bjb T-Samsat Diluncurkan, Wajib Pajak Kini Bisa Bayar dari Rumah Via DIGI Bank bjb

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi selaku pemegang saham pengendali mengatakan, dirinya telah merekomendasikan orang-orang berintegritas untuk masuk jajaran direksi dan komisaris, termasuk nama Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

“Saya merekomendasikan orang-orang dalam bank bjb yang menurut saya memiliki integritas,” kata pria yang akrab disapa KDM tersebut.

Menurut KDM, Susi Pudjiastuti memiliki kapasitas dalam memberikan nasihat kepada Gubernur dalam pengambilan keputusan.

Bank bjb juga mencatatkan kinerja yang solid sepanjang tahun 2025. Total aset meningkat menjadi Rp221,3 triliun, menjadikan bank bjb sebagai bank pembangunan daerah (BPD) dengan aset terbesar di Indonesia.

Capaian ini tidak terlepas dari penguasaan pasar yang kuat, dukungan teknologi yang terus ditingkatkan, serta kolaborasi erat dengan pemegang saham utama.

RUPST ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bank bjb dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya di Jawa Barat dan Banten. Bank bjb, yang selama ini dikenal sebagai salah satu bank pembangunan daerah terkemuka, terus berupaya memperluas jangkauan layanannya dengan tetap mematuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Baca juga: BPD Penyalur KPR FLPP Ini Mau Bagi Dividen Rp896,95 Miliar

“Dengan semangat transformasi dan profesionalisme tinggi, bank bjb memantapkan langkah menuju masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan. RUPST Tahun Buku 2025 menjadi refleksi dari komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata manajemen bank bjb.

 

(*)

Pos terkait