Begini Cara Membeli Apartemen Terkini
Colliers Indonesia menyatakan bahwa mayoritas profil pembeli apartemen segmen kelas atas adalah kalangan investor, yakni sebesar 57 persen-landbank.id-
“Dari sisi metode pembayaran, kami melihat ada peningkatan 4 persen quarter on quarter. Pembiayan semakin penting dalam menentukan apakah apartemen terjangkau atau tidak,” tegas Ferry.
Dia menerangkan, pembelian apartemen dengan KPR mencapai 47 persen, naik sekitar 4 persen qoq, pembelian tunai 29 persen, dan tunai bertahap 24 persen.
Ferry menegaskan, hampir separuh pembelian apartemen bergantung pada pembiayaan bank. Keterjangkauan tidak cukup kalau hanya diukur dari harga per meter. Bagi konsumen yang jauh lebih terasa justru adalah berapa besar uang muka (down payment/DP) yang harus disiapkan, berapa cicilan setiap bulan, dan berapa suku bunga KPR, termasuk biaya transaksi di awal, serta bank mana yang bekerjasama dengan developer.
“Hal ini menjadi penting karena lending rate antar kelompok bank bisa cukup lebar. Dua apartemen dengan harga yang hampir sama belum tentu memiliki tingkat keterjangkauan yang sama apabila paket pembiayaannya berbeda,” tutur dia.
BACA JUGA:Tingkat Hunian Apartemen Sewa Relatif Stabil
Implikasinya untuk developer cukup besar. Dulu pembiayaan mungkin lebih dilihat sebagai fasilitas tambahan untuk penjualan. Sekarang, model pembiayaan sudah menjadi bagian bagi produk apartemen itu sendiri.
“Developer bisa bekerjasama dengan bank untuk menawarkan struktur KPR yang menarik, lebih terkelola dan memiliki keunggulan meski harga per meter perseginya tidak selalu yang paling murah,” ujar Ferry.
(*)