Gapuraprima Bungkus Penjualan Rumah Rp122 Miliar
PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) membungkus penjualan rumah dan rumah toko (ruko) sebesar Rp122,09 miliar sepanjang semester pertama 2026-landbank.id-gpra
Jakarta, landbank.co.id- PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) membungkus penjualan rumah dan rumah toko (ruko) sebesar Rp122,09 miliar sepanjang semester pertama 2026.
Mengutip laporan keuangan Perseroan, penjualan rumah PT Perdana Gapuraprima Tbk itu turun sekitar 12 persen bila disandingkan dengan torehan pada periode sama 2025.
Maklum, pada semester pertama 2025, penjualan rumah PT Perdana Gapuraprima Tbk masih bertengger di angka Rp139,20 miliar.
Segmen residensial merupakan tulang punggung GPRA. Sepanjang Januari-Juni 2026, penjualan rumah menyumbang sekitar 60 persen terhadap total pendapatan GPRA yang menyentuh sekitar Rp202,84 miliar.
BACA JUGA:Gapuraprima Raih Penjualan Rumah dan Ruko Rp272 Miliar
Melihat strategisnya segmen residensial terhadap bisnis GPRA, emiten properti ini terus menggulirkan pengembangan proyek hunian pada 2026.
Menurut Direktur Gapuraprima, Arvin F Iskandar, pada 2026, pihaknya terus mengembangkan proyek hunian.
Deretan proyek residensial GPRA di antaranya adalah Perumahan Metro Cilegon, Puri Semanan Residence Jakarta Barat, The Botanica Signature Padjadjaran Bogor, The Botanica Cibubur, dan Bukit Cimanggu City Bogor.
Target 2026
Sementara itu, masih mengutip laporan keuangan Perseroan, pada semester pertama 2026, selain penjualan rumah, pundi-pundi Gapuraprima juga diisi dari sejumlah sumber pendapatan.
BACA JUGA:Perdana Gapuraprima Mampu Menjaga Laba Bersih Tetap Stabil
Sumber pemasukan itu di antaranya adalah apartemen service sekitar Rp36,62 miliar serta apartemen dan kantor senilai Rp27,42 miliar.
Lalu, dari segmen pusat perbelanjaan Rp10,08 miliar, pendapatan sewa Rp5,26 miliar dan pendapatan lain-lain sekitar Rp1,35 miliar.